
Grup musik RAN dan trio punk rock Sukses Lancar Rejeki siap menjadi penampil utama dalam gelaran RAW Festival 2026 pada 24 Januari mendatang di Hall Basket Senayan, Jakarta. Festival ini, yang menargetkan 5.000 remaja berusia 12 hingga 19 tahun, hadir sebagai inisiatif mendesak untuk membentuk ruang aman serta memperkuat ketahanan mental generasi muda di tengah meningkatnya tekanan sosial dan isu kesehatan mental yang mengkhawatirkan.
Fenomena masalah kesehatan mental di kalangan remaja Indonesia mencapai tingkat yang mengkhawatirkan. Survei Nasional Kesehatan Mental Remaja Indonesia (I-NAMHS) tahun 2022 mengungkapkan bahwa satu dari tiga remaja Indonesia (34,9%), atau setara 15,5 juta remaja berusia 10-17 tahun, mengalami masalah kesehatan mental dalam 12 bulan terakhir. Data terbaru dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 Kementerian Kesehatan lebih lanjut menunjukkan prevalensi depresi tertinggi berada pada kelompok usia 15-24 tahun, mencapai 2% dari total populasi, dengan 61% di antaranya pernah berpikir untuk bunuh diri dalam sebulan terakhir. Tingginya angka percobaan bunuh diri pada remaja, yang menyumbang 46,63% dari total kasus bunuh diri di Indonesia antara 2012-2023, menegaskan urgensi intervensi yang komprehensif. Namun, hanya 2,6% remaja dengan masalah mental yang mencari bantuan profesional, menunjukkan kesenjangan besar dalam akses dan kesadaran.
Dian Rosdiana, Executive Director Jalin Foundation, penyelenggara RAW Festival 2026, menjelaskan bahwa festival ini lahir dari keprihatinan terhadap minimnya wadah yang aman bagi remaja untuk mengekspresikan diri secara positif. "RAW Festival 2026 bukan hanya acara, melainkan ekosistem dukungan, tempat remaja bisa menunjukkan kemampuan, berkolaborasi, dan merasa diakui tanpa harus terjebak pada tekanan sosial seperti rokok, bullying, atau perilaku berisiko lainnya," ujar Rosdiana. Festival ini mengintegrasikan berbagai aktivitas berbasis olahraga, seni, dan budaya populer, termasuk kompetisi futsal dan gim kompetitif Mobile Legend melalui program pra-acara RAW League 2026, menjadikannya sebuah perayaan kreativitas dan gaya hidup positif.
Peran musik dalam mengatasi tantangan kesehatan mental remaja telah banyak diteliti. Musik terbukti dapat membantu mengurangi stres, meningkatkan suasana hati, memfasilitasi relaksasi, serta mendorong ekspresi diri. Hadirnya festival musik seperti RAW Festival menawarkan lebih dari sekadar hiburan; ia menciptakan pengalaman multisensori yang mampu memperkuat ikatan sosial dan membentuk rasa komunitas di antara peserta yang memiliki minat serupa. Pengalaman semacam ini sangat penting karena dapat memberikan pengalihan positif dari kekhawatiran dan tekanan sehari-hari, serta meningkatkan rasa percaya diri.
RAN, grup musik populer Indonesia yang dikenal dengan lagu-lagu hits mereka, terus menunjukkan relevansinya di panggung musik nasional, termasuk penampilan energik pada perayaan Tahun Baru 2025 di Bundaran HI dan Travoy Fest 2026. Kehadiran mereka sebagai penampil utama diharapkan dapat menarik massa remaja dan memberikan pesan positif. Sementara itu, Sukses Lancar Rejeki, trio punk rock asal Bekasi, dikenal dengan gaya musik enerjik dan lirik yang mudah diterima anak muda. Band ini memiliki misi mulia untuk membantu perekonomian orang tua dan membiayai pendidikan adik-adik mereka melalui musik, sebuah narasi yang selaras dengan semangat pemberdayaan remaja festival ini.
Inisiatif seperti RAW Festival memiliki implikasi jangka panjang yang signifikan bagi lanskap pengembangan remaja di Indonesia. Dengan menyediakan platform yang mengintegrasikan hiburan, edukasi, dan dukungan mental, festival ini tidak hanya mengisi kekosongan ruang aman tetapi juga berpotensi menjadi model bagi program-program serupa di masa depan. Upaya sistematis untuk menekan prevalensi masalah kesehatan mental pada remaja melalui pendekatan holistik dan relevan dengan gaya hidup mereka sangat krusial, bukan hanya sebagai investasi kesehatan tetapi juga sebagai investasi strategis untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.