Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Di Balik Keputusan Kim Hye Yoon Pilih No Tail to Tell Usai Fenomena Lovely Runner

2026-01-21 | 23:42 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-21T16:42:47Z
Ruang Iklan

Di Balik Keputusan Kim Hye Yoon Pilih No Tail to Tell Usai Fenomena Lovely Runner

Aktris Kim Hye Yoon, yang popularitasnya meroket setelah kesuksesan besar drama "Lovely Runner" pada tahun 2024, kini mengambil peran utama sebagai gumiho unik dalam drama fantasi-romansa terbaru SBS, "No Tail to Tell" yang tayang perdana pada 16 Januari 2026. Keputusan ini datang di tengah ekspektasi tinggi dan tekanan industri terhadap selebriti setelah sebuah proyek hit, dengan Kim secara eksplisit menyatakan niatnya untuk menampilkan sisi yang berbeda dari dirinya melalui karakter yang flamboyan dan tidak konvensional.

"Lovely Runner" menjadi fenomena budaya, tidak hanya memecahkan rekor penayangan di platform streaming Korea Selatan Tving, melainkan juga secara signifikan meningkatkan visibilitas Kim Hye Yoon, yang menempatkannya di posisi keenam dalam Peringkat Reputasi Brand Aktor Korea untuk Juni 2024. Drama ini dipuji karena narasi "mutual rescue" yang inovatif dan kemampuannya untuk bergeser perspektif antara karakter utama wanita dan pria, sebuah pendekatan yang menarik perhatian kritikus dan penonton. Peran Kim Hye Yoon sebagai Im Sol, yang bertransisi dari remaja hingga usia tiga puluhan, menerima pujian luas, mengukuhkan posisinya sebagai "ratu rom-com."

Namun, Kim Hye Yoon menyatakan adanya tekanan sekaligus kegembiraan dalam memilih proyek lanjutan setelah keberhasilan sebesar itu. Dalam "No Tail to Tell," dia memerankan Eun Ho, seekor gumiho yang berusia lebih dari 900 tahun yang secara sengaja menghindari perbuatan baik untuk mempertahankan keabadiannya, menolak keinginan tradisional gumiho untuk menjadi manusia. Ini adalah kontras yang mencolok dari peran Im Sol yang ceria dan penuh pengorbanan di "Lovely Runner". Kim Hye Yoon menjelaskan motivasinya, "Setiap kali saya bergabung dengan sebuah proyek, saya mencoba menunjukkan sisi yang berbeda dari apa yang saya tunjukkan sebelumnya. Saya pikir saya bisa mendekati pemirsa dengan pesona yang membedakan karakter ini dari karakter saya sebelumnya," di mana ia menggambarkan Eun Ho sebagai karakter yang "flashy" dan "sama sekali tidak seperti Sol."

Karakter Eun Ho yang unik ini, digambarkan sebagai "gumiho generasi MZ" yang percaya diri dan sedikit egois, menarik bagi Kim Hye Yoon, yang juga melihat kesamaan dengan nilai-nilai generasinya yang mengutamakan kebahagiaan pribadi. Sutradara Kim Jung Kwon memuji keseriusan dan kemampuan Kim Hye Yoon dalam menghadirkan interpretasi yang belum pernah ada sebelumnya terhadap mitos gumiho, menjamin bahwa penonton akan merasakan sesuatu yang "sama sekali baru" melalui penampilannya yang khas. Tim produksi juga menyoroti "pengaturan dan pandangan dunia yang unik" dari drama ini sebagai penyegaran dalam genre gumiho yang telah banyak dieksplorasi.

Keputusan Kim Hye Yoon untuk memilih proyek dengan konsep fantasi yang berbeda dan karakter yang berani juga dapat dipahami dalam konteks dinamika industri drama Korea saat ini. Industri ini menghadapi tantangan signifikan, termasuk peningkatan biaya produksi yang menyebabkan penurunan jumlah drama yang diproduksi secara domestik, dari 141 judul pada tahun 2022 menjadi 107 pada tahun 2024, dengan proyeksi penurunan lebih lanjut pada tahun 2025. Biaya aktor telah meroket, menciptakan lingkungan di mana "proyek-proyek menengah" terancam dan tekanan untuk setiap drama agar sukses secara global semakin meningkat. Dalam lanskap yang kompetitif dan penuh tantangan ini, seorang aktor dengan tingkat popularitas Kim Hye Yoon mungkin secara strategis memilih proyek yang memungkinkan diversifikasi perannya dan menampilkan kemampuan aktingnya yang luas, menghindari pengkotakan karakter, sekaligus memastikan visibilitas berkelanjutan melalui narasi yang segar dan berpotensi menarik perhatian global melalui platform seperti Netflix.

Dengan "No Tail to Tell" yang telah memulai penayangannya di SBS dan Netflix, pilihan Kim Hye Yoon mencerminkan tidak hanya ambisinya untuk evolusi artistik tetapi juga sebuah adaptasi cerdas terhadap tuntutan pasar hiburan Korea Selatan yang terus berubah.