
Insanul Fahmi, pengusaha muda berusia 26 tahun, menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada istri sahnya, Wardatina Mawa, pada Kamis malam, 22 Januari 2026, melalui sebuah unggahan video di akun Instagram pribadinya, disertai janji untuk memperbaiki akhlak dan berupaya mempertahankan biduk rumah tangga mereka. Permintaan maaf ini muncul sebagai respons atas kekhilafan Insanul yang menikahi siri artis Inara Rusli, sebuah tindakan yang diakui telah menghancurkan kepercayaan dan menimbulkan kegaduhan di tengah keluarga.
Dalam video berdurasi tiga menit tiga belas detik tersebut, Insanul Fahmi mengakui sepenuhnya bahwa keputusannya telah menorehkan luka mendalam bagi Wardatina Mawa serta keluarga besar. "Saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada istri saya, Wardatina Mawa, beserta ibu dan ayah juga keluarga besar tentunya yang sangat saya hormati," ujarnya, menekankan penyesalan atas kegagalan menjaga amanah dan kehormatan rumah tangga yang dibangun sejak 27 Januari 2019. Pernyataan Insanul ini juga mengindikasikan bahwa ego pribadi telah melukai banyak pihak.
Konflik rumah tangga Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa mencuat setelah Mawa melaporkan Insanul dan Inara Rusli atas dugaan perzinaan, meskipun Insanul kemudian membantah tuduhan zina dan mengakui telah menikah siri dengan Inara Rusli. Wardatina Mawa, seorang influencer dan kreator konten berhijab, mengekspresikan kekecewaan mendalam dan sempat bertekad untuk melanjutkan proses hukum serta mengakhiri pernikahannya dengan Insanul. Permintaan maaf terbuka di media sosial ini merupakan salah satu syarat yang diajukan Wardatina Mawa agar Insanul Fahmi dapat dimaafkan dan membuka pintu rujuk.
Kuasa hukum Insanul Fahmi, Tommy Tri Yunanto, sebelumnya telah menegaskan dukungan terhadap upaya kliennya untuk kembali kepada istri sahnya. "Ini menjadi pilihan buat Insanul. Itu yang terpenting," kata Tommy, yang juga mengisyaratkan adanya kemungkinan rujuk antara Insanul dan Mawa. Sementara itu, kasus dugaan penipuan yang melibatkan Insanul Fahmi dan Inara Rusli telah berakhir damai melalui proses klarifikasi di Polda Metro Jaya pada 21 Januari 2026. Namun, laporan dugaan perzinaan oleh Wardatina Mawa terhadap Insanul Fahmi dan Inara Rusli dikabarkan masih berjalan.
Meskipun Insanul Fahmi telah menyatakan kesiapan memenuhi syarat yang diajukan Mawa, istri sahnya tersebut tetap bersikap tegas. Pada 18 Januari 2026, Wardatina Mawa memperbolehkan Insanul bertemu anak mereka di kantor kuasa hukumnya, namun menegaskan bahwa pertemuan itu semata-mata demi kepentingan anak, bukan sebagai bentuk pelunakan sikap terhadap persoalan rumah tangga mereka. Mawa juga menyayangkan momen pertemuan tersebut direkam dan disebarkan ke publik, yang dianggapnya seharusnya bersifat privat.
Langkah Insanul Fahmi ini menjadi sorotan sebagai bagian dari strategi manajemen reputasi figur publik dalam menghadapi krisis citra. Permintaan maaf terbuka di media sosial adalah salah satu pendekatan yang umum digunakan selebriti untuk merespons kontroversi. Ke depan, tantangan besar bagi Insanul Fahmi adalah bagaimana ia dapat konsisten membuktikan janji perbaikan akhlaknya dan membangun kembali kepercayaan yang telah rusak, baik di mata Wardatina Mawa dan keluarganya, maupun di hadapan publik. Konsistensi dalam tindakan nyata pasca-permintaan maaf akan menjadi krusial dalam menentukan apakah pintu rujuk akan benar-benar terbuka dan apakah citranya sebagai pengusaha dan kepala keluarga dapat pulih sepenuhnya. Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea, yang mengaku berempati terhadap posisi Mawa, bahkan mengajak Mawa untuk berdiskusi, mengapresiasi ketegaran Mawa dalam menghadapi polemik yang berlarut-larut. Keputusan Wardatina Mawa untuk tetap memegang kendali atas proses rekonsiliasi dan hukum menunjukkan agensinya dalam menghadapi konflik rumah tangga yang melibatkan figur publik.