
Pengusaha Insanul Fahmi secara terbuka menyatakan keinginannya untuk rujuk dengan istri sahnya, Wardatina Mawa, di tengah isu perselingkuhan dan polemik rumah tangga yang melibatkan Inara Rusli. Niat ini disampaikan melalui kuasa hukumnya, Tommy Tri Yunanto, di Cilandak, Jakarta Selatan, pada tanggal 16 Januari 2026. Fahmi dilaporkan mengungkapkan penyesalan mendalam dan kasih sayangnya kepada Mawa, bahkan menyatakan siap bersujud demi mendapatkan maaf dari istrinya tersebut.
Kabar ini muncul setelah Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa akhirnya bertemu pada 15 Januari 2026 di kantor kuasa hukum Mawa di Tomang, Jakarta Barat, setelah tiga bulan terpisah. Pertemuan tersebut diwarnai momen haru, khususnya saat Insanul Fahmi memeluk anak-anak mereka. Namun, Wardatina Mawa merespons dengan mengajukan dua syarat krusial untuk proses damai. Pertama, Insanul Fahmi harus menyampaikan permohonan maaf secara terbuka di hadapan media untuk memulihkan nama baik keluarga Wardatina Mawa. Kedua, Mawa meminta Insanul Fahmi untuk menunjukkan bukti pernikahan sirinya dengan Inara Rusli yang disebut terjadi pada 7 Agustus 2025. Jika bukti pernikahan siri tidak dapat ditunjukkan, maka dugaan perzinaan pada tanggal tersebut akan menjadi fokus.
Latar belakang polemik rumah tangga ini adalah pernikahan siri Insanul Fahmi dengan selebgram Inara Rusli yang dilakukan secara diam-diam saat Fahmi masih berstatus suami sah Wardatina Mawa. Mawa telah melaporkan Insanul Fahmi dan Inara Rusli atas dugaan perselingkuhan dan perzinaan ke Polda Metro Jaya. Wardatina Mawa secara konsisten menolak ajakan damai dan menegaskan keputusannya untuk bercerai, menolak konsep poligami. Pengacara Mawa, Dharma Praja, menyatakan bahwa Mawa tetap pada keputusan awal untuk bercerai dan belum memastikan kapan gugatan cerai akan diajukan karena fokus utama saat ini adalah proses laporan polisi.
Meskipun Insanul Fahmi menduga Wardatina Mawa dihasut oleh pihak ketiga dan tidak mencerminkan sikap asli istrinya, Mawa melalui kuasa hukumnya membantah tudingan tersebut dan menegaskan bahwa ia tidak menghalangi Insanul Fahmi bertemu anak-anaknya. Mawa bahkan memberikan akses penuh untuk Fahmi menemui buah hati mereka. Drama ini menyoroti kompleksitas dinamika hubungan selebriti yang melibatkan isu pribadi dan publikasi media, sekaligus menguji batasan komitmen dalam sebuah pernikahan di tengah godaan dan tekanan eksternal. Keputusan Insanul Fahmi untuk memperjuangkan rumah tangga utamanya menjadi sorotan, terutama mengingat Inara Rusli sendiri dilaporkan telah mencabut laporan polisi terhadap Fahmi dan membuka pintu maaf. Masa depan rumah tangga Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa akan sangat bergantung pada bagaimana Insanul Fahmi menanggapi syarat-syarat yang diajukan serta sejauh mana komitmen kedua belah pihak untuk menyelesaikan konflik ini.