:strip_icc()/kly-media-production/medias/2725132/original/017395700_1549848026-000_1DA6K1.jpg)
Grup idola K-pop global, BTS, telah secara resmi mengumumkan album studio kelima mereka yang sangat dinanti-nantikan, "Arirang", yang akan dirilis secara global pada 20 Maret 2026. Pengumuman ini, yang menandai kembalinya ketujuh anggota setelah menyelesaikan wajib militer mereka dan hiatus grup selama hampir empat tahun, terjadi melalui platform penggemar Weverse pada 5 Januari, dan akun media sosial BigHit Music, agensi grup. Album 14 lagu ini disebut sebagai babak baru yang kuat dan sangat simbolis bagi para superstar global, berakar pada identitas, warisan, dan koneksi emosional. Pre-order untuk album dimulai pada 16 Januari.
Pemilihan judul "Arirang" memiliki makna mendalam, merujuk pada lagu rakyat tradisional Korea yang telah melampaui generasi dan beresonansi di seluruh dunia. Lagu "Arirang", yang berusia setidaknya 600 tahun dan memiliki sekitar 3.600 variasi dari 60 versi berbeda, sering dikaitkan dengan tema perpisahan, kerinduan, reuni, dan ketahanan, serta rasa kesedihan, kesedihan, dan harapan yang kompleks yang dikenal sebagai "han" dalam budaya Korea. Makna emosional ini mencerminkan perjalanan yang dilalui BTS, baik sebagai individu selama wajib militer mereka maupun sebagai grup. Mengambil namanya dari lagu yang berfungsi sebagai simbol persatuan dan kebanggaan nasional Korea, BTS menggarisbawahi sifat reflektif dan pribadi dari rekaman tersebut, sekaligus merangkul narasi yang berbicara secara universal lintas budaya.
Keputusan untuk menamai album ini "Arirang" selaras dengan upaya konsisten BTS untuk merangkul dan merayakan identitas Korea mereka di kancah global. Sepanjang karier mereka, grup ini telah secara berulang kali memasukkan elemen tradisional Korea ke dalam musik dan presentasi visual mereka, seperti instrumen tradisional, pakaian hanbok, dan referensi masalah sosial Korea dalam lirik. Pendekatan ini merupakan penyimpangan dari tren awal K-pop yang cenderung memadukan citra dan estetika internasional untuk daya tarik global. Dengan memilih "Arirang", BTS membingkai kembalinya mereka bukan sebagai penemuan kembali, melainkan sebagai "kembali" ke akar mereka. Kritikus musik Lim Hee-yun menjelaskan kepada The Korea Herald bahwa ini menandakan kalibrasi ulang identitas grup setelah bertahun-tahun ekspansi global dan periode perpisahan yang panjang.
Antusiasme seputar album ini diperkuat oleh kampanye visual global yang mencolok, menampilkan logo "Arirang" di papan reklame digital di kota-kota besar seperti New York, Tokyo, London, dan Paris. Kampanye yang awalnya terlokalisasi di Seoul ini dengan cepat menyebar melintasi benua, memicu antisipasi rilis album. Pengungkapan judul album ini menyusul pengumuman tur dunia BTS yang baru-baru ini dikonfirmasi, yang akan berlangsung dari April 2026 hingga Maret 2027. Tur ini dijadwalkan mencakup 34 wilayah dengan 79 pertunjukan di Asia, Amerika Utara dan Latin, Eropa, dan Timur Tengah, menjadikannya tur global terbesar mereka hingga saat ini.
Kembalinya BTS dengan "Arirang" juga terjadi di tengah lanskap industri K-pop yang telah banyak berubah sejak mereka mengumumkan hiatus grup pada 2022. Semua anggota telah menyelesaikan wajib militer mereka antara 2022 dan 2025, dengan Suga menjadi anggota terakhir yang diberhentikan pada Juni 2025. Meskipun BTS tetap menjadi kekuatan pendorong industri, dengan pakar seperti Ray Seol, profesor di Berklee College of Music, mencatat bahwa "BTS bukanlah grup K-pop biasa. Mereka benar-benar mesin industri itu sendiri," industri secara keseluruhan telah menyaksikan perubahan dengan munculnya grup-grup baru dan pergeseran dalam strategi global. HYBE Corporation, agensi induk BTS, juga menghadapi tantangan internal, seperti yang disinggung oleh pemimpin grup RM dalam siaran Weverse baru-baru ini, menyatakan keinginannya agar perusahaan lebih peduli terhadap grup tersebut. Mantan direktur BigHit Music, Elly Chae, menafsirkan pernyataan RM sebagai indikasi "masalah internal yang besar" di HYBE.
Meskipun demikian, kembalinya BTS dengan album yang sarat budaya Korea ini diposisikan sebagai momen penting dalam karier mereka. Album ini diperkirakan akan mengeksplorasi akar dan identitas BTS yang terus berkembang, menyeimbangkan momen-momen pribadi dengan tema-tema yang dapat diterima secara universal. Dengan memilih "Arirang", BTS tampaknya siap untuk menghormati asal-usul mereka sambil dengan percaya diri melangkah ke era baru, memperkuat posisi mereka sebagai duta budaya yang kuat dan pengaruh signifikan pada ekonomi dan citra global Korea Selatan.