:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481315/original/043980700_1769087094-TVN_Movies_-_Streaming_-_Launching_KV_-_Poster_KV_Master_Landscape.jpg)
Aktor Kang Ha-neul mengambil peran berisiko tinggi sebagai streamer investigasi kriminal ambisius bernama Woo Sang dalam film thriller Korea terbaru, "Streaming," yang akan tayang di platform Vidio mulai 25 Januari 2026. Film ini menempatkan Woo Sang, streamer nomor satu di platform fiksi WAG, dalam pengejaran seorang pembunuh berantai secara langsung demi mengembalikan popularitasnya yang merosot, sebuah premis yang secara tajam mengkritik fenomena budaya konten ekstrem.
Cho Jang-ho, sutradara sekaligus penulis skenario film ini, menghabiskan lebih dari setahun mengamati perilaku para kreator konten di YouTube, menonton hingga sepuluh jam sehari, untuk memastikan representasi yang autentik dan mendalam dari dunia streaming. Pengamat industri telah mencatat bahwa film ini mengeksplorasi dilema etika yang semakin kabur dalam dunia digital, di mana garis antara keadilan dan sensasionalisme demi keuntungan menjadi buram. Woo Sang digambarkan sebagai karakter karismatik namun manipulatif, yang rela mempertaruhkan nyawanya dan bahkan terjebak dalam permainan psikologis dengan sang pembunuh, semua demi mempertahankan rating dan sponsor.
Fenomena "cyber vigilante" atau individu yang melakukan investigasi publik secara daring, telah berkembang pesat seiring dengan peningkatan platform streaming dan media sosial. Laporan dari berbagai penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam konsumsi konten true crime, dengan jutaan penonton tertarik pada narasi kejahatan nyata. Namun, film "Streaming" tidak hanya sekadar menyajikan ketegangan. Ia menyoroti sisi gelap dari obsesi terhadap "views" dan "likes" yang mendorong beberapa kreator melampaui batas moral dan hukum. Sutradara Cho Jang-ho menegaskan bahwa film ini dibuat dengan format real-time, memberikan pengalaman imersif bagi penonton seolah menyaksikan kejadian secara langsung, sebuah pendekatan yang memerlukan kemampuan akting Kang Ha-neul untuk menampilkan transisi emosi yang kontras secara simultan: senyum percaya diri di depan kamera berbanding terbalik dengan ketakutan di matanya.
Rilis global "Streaming" di 98 negara, termasuk Indonesia, pada 16 April 2025, sebelum ketersediaannya di Vidio, mengindikasikan relevansi universal dari tema yang diangkat. Ini mencerminkan pertumbuhan pesat pasar film Korea di Asia Tenggara, didorong oleh popularitas gelombang Hallyu yang meluas dari musik K-Pop ke drama dan film. Para kritikus film telah memuji fleksibilitas akting Kang Ha-neul dalam membawakan karakter Woo Sang yang kompleks, menjadikannya sorotan utama dari produksi ini. Film ini memperingatkan implikasi jangka panjang terhadap media dan masyarakat, di mana sensasi konten dapat mengaburkan batas etika, berpotensi memicu perilaku serupa di dunia nyata, dan menantang penonton untuk merefleksikan tanggung jawab mereka sebagai konsumen dan kreator konten.