:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479940/original/049027600_1768997553-My_Daughter_Left_The_Nest-_Main_KV_-_KV_Master_Landscape__1_.jpg)
“My Daughter Left the Nest and Returned an S-Rank Adventurer,” sebuah serial anime fantasi yang menyoroti dinamika hubungan ayah dan anak angkat, kini menarik perhatian penonton Indonesia melalui platform Vidio. Serial yang diadaptasi dari novel ringan karya Mojikakiya dan ilustrasi oleh toi8 ini, mengisahkan petualangan seorang ayah pensiunan dan putrinya yang sukses sebagai petualang peringkat S, menempatkan tema kekeluargaan sebagai inti cerita di tengah maraknya genre fantasi yang dominan aksi.
Anime ini berpusat pada Belgrieve, seorang mantan petualang peringkat E yang terpaksa pensiun dini setelah kehilangan kakinya dalam sebuah insiden. Ia kemudian menemukan seorang bayi perempuan yang ditinggalkan di hutan dan memutuskan untuk membesarkannya sebagai putrinya, Angeline. Angeline, yang terinspirasi oleh ayahnya, tumbuh menjadi petualang yang kuat dan berhasil meraih peringkat S di Guild Petualang, dikenal sebagai "Valkyrie Berambut Hitam" atau "Gadis Perang Berambut Hitam". Meskipun mencapai ketenaran dan kekuatan, keinginan terbesarnya tetaplah untuk kembali bertemu ayahnya. Serial ini menayangkan musim pertamanya dari 6 Oktober hingga 29 Desember 2023, dengan animasi ditangani oleh Typhoon Graphics dan Takeshi Mori sebagai kepala sutradara.
Vidio, sebagai salah satu platform streaming lokal yang mampu bersaing dengan platform global di Indonesia, menyajikan “My Daughter Left the Nest and Returned an S-Rank Adventurer” sebagai bagian dari upaya memperkaya konten animenya. Laporan Media Partners Asia (MPA) menunjukkan penetrasi platform streaming per kapita di Indonesia meningkat dari 3% pada tahun 2020 menjadi 7% pada tahun 2023, dengan Vidio bahkan mengungguli jumlah pelanggan berbayar dari keseluruhan platform streaming global di Indonesia, mencapai sekitar 4 juta pelanggan berbayar. Kehadiran anime dengan narasi yang fokus pada ikatan emosional seperti ini di Vidio mencerminkan strategi platform untuk menarik audiens yang lebih luas, di samping genre-genre populer lainnya seperti aksi dan isekai.
Berbeda dari banyak anime isekai atau fantasi yang cenderung fokus pada kekuatan karakter utama atau plot harem, “My Daughter Left the Nest and Returned an S-Rank Adventurer” menawarkan perspektif yang lebih hangat dan berpusat pada hubungan keluarga. Angeline digambarkan memiliki "dad complex" dan selalu membanggakan ayahnya, bahkan sampai memberikan julukan "Red Ogre" atau "Iblis Merah" kepada Belgrieve. Kritik terhadap serial ini menyoroti fokus unik pada dinamika ayah-anak yang jarang dieksplorasi secara mendalam dalam genre fantasi, dengan beberapa ulasan menyebutnya sebagai "permata tersembunyi" yang menghangatkan hati. Meskipun ada beberapa yang merasa karakter utama kurang menonjol, sebagian besar sepakat bahwa hubungan Belgrieve dan Angeline adalah daya tarik utama serial ini.
Secara historis, popularitas anime di Indonesia menunjukkan tren peningkatan signifikan, terutama pasca-pandemi, dengan nilai pasar industri anime global mencapai USD 29,11 miliar pada tahun 2022 dan diproyeksikan terus tumbuh. Survei Lokadata juga mengungkapkan bahwa loyalitas audiens Indonesia tidak hanya didasarkan pada tren sesaat, melainkan pada ikatan emosional yang kuat dengan narasi mendalam, karakter ikonik, serta tema universal seperti persahabatan dan perjuangan. “My Daughter Left the Nest and Returned an S-Rank Adventurer” dengan tema kekeluargaan yang kuat ini, berpotensi memperkuat ceruk pasar anime yang mengedepankan nilai-nilai emosional dan hubungan interpersonal, memberikan alternatif di tengah dominasi genre aksi-fantasi.
Implikasi jangka panjang dari popularitas anime semacam ini di platform lokal seperti Vidio dapat mencakup diversifikasi konten yang lebih besar dalam pasar streaming Indonesia. Alih-alih hanya mengandalkan judul-judul besar atau genre populer, penekanan pada cerita dengan resonansi emosional yang kuat dapat menarik segmen audiens yang mencari narasi lebih substansial. Ini juga dapat mendorong studio animasi dan penerbit untuk mengeksplorasi lebih banyak cerita dengan fokus serupa, memperkaya lanskap anime secara global dan lokal. Untuk Vidio, menyajikan konten berkualitas yang menyentuh tema universal seperti kasih sayang keluarga ini dapat menjadi nilai tambah dalam persaingan ketat platform streaming, memperkuat posisinya sebagai destinasi hiburan yang relevan bagi berbagai lapisan masyarakat Indonesia.