Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Mrs. Green Apple Lulu: Makna Lirik Pembuka Frieren S2 yang Bikin Hati Teriris

2026-01-23 | 08:16 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-23T01:16:09Z
Ruang Iklan

Mrs. Green Apple Lulu: Makna Lirik Pembuka Frieren S2 yang Bikin Hati Teriris

"lulu.", lagu pembuka terbaru untuk cour kedua anime "Frieren: Beyond Journey's End" yang sangat dinanti, memicu gelombang respons emosional yang intens dari penggemar sejak dirilis secara digital pada 12 Januari 2026. Karya dari grup musik rock populer Jepang, Mrs. Green Apple, ini secara cepat diakui karena liriknya yang menyentuh hati dan komposisi melodi yang selaras dengan tema-tema sentral anime mengenai kehilangan, memori, dan perjalanan melampaui waktu.

Pengumuman "lulu." sebagai tema pembuka cour kedua "Frieren" pada 12 Januari 2026, yang juga menandai dimulainya "Phase 3" dalam karier Mrs. Green Apple, disertai dengan video musik kejutan yang menarik lebih dari 200.000 penonton bersamaan selama siaran langsung YouTube, menyoroti antisipasi publik terhadap kolaborasi ini. Motoki Ohmori, vokalis dan gitaris Mrs. Green Apple, mengungkapkan keterlibatannya dalam proyek ini sebagai sebuah kehormatan, mengingat kecintaannya pada manga orisinal "Frieren". Ohmori menjelaskan bahwa "lulu." adalah lagu tentang "kehidupan, hal-hal berharga, kenangan, dan keinginan yang diwariskan dari satu orang ke orang lain, mengalir dengan stabil hingga hari ini dan menuju hari esok." Ia juga menambahkan bahwa lagu tersebut "menyampaikan kekuatan untuk bergerak maju sambil membawa kampung halaman di hati." Komentar ini menggarisbawahi upaya band untuk menangkap esensi narasi "Frieren" yang introspektif.

"Frieren: Beyond Journey's End" sendiri telah mendapatkan pujian luas atas kedalaman emosional dan eksplorasi tema-tema filosofis tentang waktu, kematian, dan memori. Serial ini mengikuti perjalanan Frieren, seorang penyihir elf berumur panjang, yang setelah mengalahkan Raja Iblis bersama rekan-rekan manusianya, memulai perjalanan untuk memahami makna ikatan yang ia bentuk dan menyesali kurangnya perhatiannya terhadap mereka selama hidup mereka yang singkat. Narasi anime yang lambat dan reflektif, yang mendalami gagasan tentang bagaimana ingatan membentuk identitas dan bagaimana kematian memengaruhi yang hidup, menciptakan fondasi resonansi bagi "lulu.".

Lirik "lulu." secara spesifik menangkap melankolis dan harapan yang melekat dalam kisah Frieren. Para penggemar mencatat bagaimana lagu tersebut, dengan melodi yang indah dan magis, memicu air mata karena hubungannya yang mendalam dengan perjalanan Frieren untuk menghargai momen-momen yang berlalu dan ikatan yang ia bentuk. Beberapa penonton reaksi menyatakan bahwa lagu ini "sangat cocok" dengan suasana anime, menggabungkan unsur-unsur petualangan, harapan, dan kesedihan yang halus. Perpaduan tema ini selaras dengan ulasan kritis "Frieren" yang menyoroti bagaimana serial ini "membuat penonton merenungkan memori, waktu, dan kefanaan." Mrs. Green Apple, dengan "lulu.", memperkuat narasi anime, mengubah pengalaman menonton menjadi eksplorasi emosional tentang penerimaan dan kelanjutan hidup di hadapan kehilangan.

Dampak dari "lulu." menggarisbawahi tren yang lebih luas dalam "Jejepangan" di mana musik tidak hanya berfungsi sebagai latar, melainkan sebagai elemen integral yang memperdalam pengalaman naratif. Dengan menganyam lirik yang secara eksplisit membahas perjalanan emosional karakter utama, Mrs. Green Apple tidak hanya menciptakan sebuah lagu tema, tetapi juga sebuah jembatan emosional yang kuat antara penonton dan dunia "Frieren". Keberhasilan Mrs. Green Apple dalam menangkap esensi anime ini menunjukkan kematangan industri musik Jepang dalam menciptakan karya yang tidak hanya populer secara komersial tetapi juga signifikan secara artistik, memperkuat ikatan antara musik dan penceritaan visual di kancah global.