Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Konser Taeyong & aespa: Streaming Eksklusif Kini Tersedia di OTT

2026-01-23 | 19:57 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-23T12:57:45Z
Ruang Iklan

Konser Taeyong & aespa: Streaming Eksklusif Kini Tersedia di OTT

Ketersediaan konser solo Taeyong NCT, "TY TRACK", dan konser perdana grup aespa, "SYNK : HYPER LINE", melalui platform Over-The-Top (OTT) Catchplay+ menandai pergeseran signifikan dalam strategi distribusi konten K-pop oleh SM Entertainment, memperluas jangkauan ke audiens global yang haus akan konten digital eksklusif. Konser "TY TRACK" Taeyong, yang pertama kali diadakan secara langsung pada 24 dan 25 Februari 2024 di Olympic Hall serta disiarkan melalui Beyond LIVE, kini dapat diakses secara digital. Sementara itu, tur dunia pertama aespa, "SYNK : HYPER LINE", yang dimulai pada 25 Februari 2023 di Seoul dan mencakup 31 konser di 21 kota di 12 negara hingga 30 September 2023, juga telah tersedia sebagai film konser. Catchplay+ secara resmi menayangkan film konser Taeyong dan aespa mulai 23 Januari 2026.

Langkah SM Entertainment ini, salah satu agensi hiburan terbesar di Korea Selatan, merefleksikan adaptasi cepat industri K-pop terhadap ekonomi digital dan perubahan perilaku konsumen. Sejak pandemi COVID-19, konser online menjadi alternatif utama, bahkan membuka peluang baru bagi agensi untuk memperluas jangkauan global. SM Entertainment sendiri merupakan pelopor dalam konser online, bekerja sama dengan V Live untuk menyajikan pengalaman berbeda menggunakan teknologi mutakhir. Strategi ini selaras dengan konsep "SM NEXT 3.0" atau "SM 3.0" yang diluncurkan oleh SM Entertainment, yang berfokus pada monetisasi Intellectual Property (IP) artis melalui berbagai platform digital, termasuk platform streaming dan konten digital. Co-CEO SM Entertainment, Daniel Jang, menyatakan bahwa pertunjukan langsung memegang peran krusial dalam evolusi industri K-pop, dan perusahaan berupaya memberikan pengalaman konser yang optimal bagi komunitas penggemar di setiap wilayah.

Distribusi melalui OTT memungkinkan akses yang lebih luas bagi penggemar di seluruh dunia, termasuk pasar signifikan seperti Indonesia, yang menempati posisi ketiga secara global dalam jumlah streaming grup idola Korea, dengan 7,4 miliar streaming, sedikit di bawah Jepang (9,7 miliar) dan Amerika (9,2 miliar). Platform digital telah menjadi saluran utama bagi penggemar K-pop di Indonesia untuk mengakses musik, video, dan konser virtual, sehingga turut mendongkrak keuntungan industri K-pop. Kritikus budaya pop Korea Selatan, Kim Hun Sik, menilai bahwa pandemi justru membuka kesempatan bagi K-pop untuk ekspansi lebih jauh, memanfaatkan investasi jangka panjang SM Entertainment dalam realitas virtual.

Implikasi jangka panjang dari strategi ini mencakup diversifikasi pendapatan bagi agensi dan artis, di luar penjualan album fisik dan tur konvensional. Melalui model "one-source multi-use" (OSMU), SM Entertainment mengoptimalkan penciptaan nilai tambah dari satu sumber konten di berbagai media. Ini juga memperkuat keterlibatan penggemar secara global, memungkinkan mereka menikmati pengalaman konser berkualitas tinggi dari rumah. Strategi ini tidak hanya bertujuan untuk bertahan, melainkan juga untuk memimpin transformasi industri, menciptakan ekosistem yang lebih berkelanjutan bagi artis, perusahaan, dan penggemar, terutama di era digital yang semakin kompetitif dan berorientasi global.