Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Chikita Meidy Skakmat Eks Suami: Ultimatum Anti-Drama

2026-01-23 | 04:19 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-22T21:19:58Z
Ruang Iklan

Chikita Meidy Skakmat Eks Suami: Ultimatum Anti-Drama

Penyanyi Chikita Meidy secara terbuka menyampaikan kekesalannya terhadap mantan suami, Indra Adhitya, terkait minimnya tanggung jawab pasca-perceraian, terutama mengenai nafkah anak dan penyelesaian harta gono-gini. Pernyataan tersebut muncul di tengah polemik berkepanjangan yang ia sebut sebagai "drama", menyoroti tantangan yang dihadapi para ibu tunggal dari kalangan selebritas dalam menegakkan hak anak dan keadilan materiil.

Chikita Meidy, yang resmi bercerai dari Indra Adhitya pada 28 Oktober 2025 di Pengadilan Agama Tigaraksa, kini memegang hak asuh putra semata wayang mereka, Javier Raesha Adhitya. Permasalahan ini bukan kali pertama muncul ke publik. Sebelumnya, proses perceraian pasangan yang menikah pada Juli 2018 ini telah diwarnai berbagai tuduhan, termasuk dugaan Indra Adhitya menggunakan dana perusahaan Chikita sebesar Rp160 juta untuk judi online, serta adanya perselingkuhan dan penggunaan aplikasi pencari jodoh. Tudingan tersebut sempat memicu gugatan balik dari pihak Indra Adhitya senilai Rp938 juta atas dasar konsep khulu', meskipun Chikita berdalih dana mahar telah disepakati untuk keperluan uang muka rumah.

Puncak kekesalan Chikita terbaru terpicu saat ia menagih nafkah anak sebesar Rp2,5 juta per bulan, sesuai putusan pengadilan yang juga menetapkan kenaikan 10% setiap tahunnya. Indra Adhitya, menurut Chikita, merespons dengan sindiran pedas. "Dia bilang, 'Kenapa? Uang udah habis ya? Minta nafkah.' Itu kalimat yang menurut aku mengolok. Ini urusan anak loh," ungkap Chikita, menggarisbawahi kurangnya empati dalam menghadapi kewajiban hukum.

Chikita menegaskan bahwa tuntutan tersebut semata-mata demi memenuhi kebutuhan Javier, bahkan ia telah rela melepaskan hak-hak lain seperti iddah atau mut'ah demi fokus pada masa depan anaknya. Intervensi kuasa hukum Indra Adhitya disebut-sebut sempat meredakan ketegangan, mengingatkan akan pentingnya menciptakan perdamaian demi anak.

Dalam pesan menohoknya, Chikita Meidy menuntut mantan suaminya untuk lebih dewasa dan tidak memperumit masalah. "Yang waras gitu loh. Jangan dibuat rumit," katanya. Ia juga menyuarakan harapan agar Indra Adhitya fokus mencari nafkah untuk tabungan pendidikan anak mereka di masa depan, bahkan menyebut rencana untuk menyekolahkan Javier hingga ke Inggris. "Mendingan dia cari uang, bikin tabungan buat anak yang saver, deposito untuk nanti anakku kuliah ke UK," tambahnya. Kendati demikian, Chikita menyatakan tidak akan menempuh jalur hukum lebih lanjut terkait kerugian materiil yang dialaminya, dengan alasan ingin menjaga kesehatan mental anaknya dan menghindari jejak digital yang menyakitkan di kemudian hari. "Aku sudah tidak mau menuntut lagi uangku yang hilang. Urusannya langsung ke Allah kok. Karena kalau terus dibahas itu akan menyakiti anak aku," ujarnya.

Kasus ini menggambarkan kompleksitas pengelolaan perceraian di kalangan figur publik, di mana aspek finansial dan psikologis anak menjadi sorotan publik. Penekanan Chikita pada "co-parenting" dan peran penting mantan suami sebagai ayah bagi Javier, terlepas dari konflik rumah tangga yang lalu, menyoroti pentingnya kematangan emosional dalam menjaga kesejahteraan anak pasca-perceraian. Situasi ini juga menjadi pengingat bagi figur publik dan masyarakat umum akan implikasi jangka panjang dari perselisihan pasca-perceraian terhadap anak dan bagaimana transparansi media dapat berfungsi sebagai tekanan moral bagi pihak yang lalai dalam memenuhi kewajiban.