Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Cha Eun Woo Terseret Isu Pajak Rp230 Miliar, Agensi Beri Klarifikasi

2026-01-22 | 16:08 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-22T09:08:31Z
Ruang Iklan

Cha Eun Woo Terseret Isu Pajak Rp230 Miliar, Agensi Beri Klarifikasi

Aktor dan anggota grup idola K-Pop ASTRO, Cha Eun Woo, tengah menghadapi tuduhan penggelapan pajak sebesar lebih dari 20 miliar won Korea Selatan, setara sekitar Rp230 miliar, setelah Layanan Pajak Nasional (NTS) Korea Selatan dilaporkan mengeluarkan penetapan pajak tambahan kepadanya pada 22 Januari 2026. Tuduhan ini berpusat pada sebuah perusahaan yang didirikan oleh ibu Cha Eun Woo, yang menurut otoritas pajak berfungsi sebagai "perusahaan fiktif" untuk mengalihkan pendapatan dan memanfaatkan tarif pajak korporat yang lebih rendah.

NTS, melalui Divisi Investigasi 4 Kantor Pajak Daerah Seoul, telah memberi tahu Cha Eun Woo mengenai kewajiban pajak tambahan tersebut, termasuk pajak penghasilan, menyusul audit pajak yang dilakukan sebelum pendaftarannya untuk wajib militer pada Juli 2025. Perusahaan yang didirikan ibu Cha Eun Woo, yang dalam beberapa laporan disebut sebagai "Perusahaan A", diketahui menandatangani kontrak layanan dengan agensi manajemennya, Fantagio, untuk mendukung aktivitas hiburannya. Pendapatan Cha Eun Woo kemudian didistribusikan antara Fantagio, perusahaan milik ibunya, dan dirinya sendiri.

Otoritas pajak menyimpulkan bahwa Perusahaan A tidak menyediakan layanan substantif dan justru berfungsi sebagai sarana untuk mengalihkan pendapatan, sehingga pendapatan tersebut dikenakan tarif pajak korporat, yang lebih rendah lebih dari 20 poin persentase dibandingkan tarif pajak penghasilan pribadi sebesar 45 persen untuk penghasilan tinggi. Akibatnya, Cha Eun Woo dianggap gagal membayar pajak penghasilan lebih dari 20 miliar won. Penetapan pajak tambahan ini disebut-sebut sebagai salah satu yang terbesar yang pernah dikenakan kepada seorang selebriti di Korea Selatan.

Menanggapi laporan tersebut, agensi Cha Eun Woo, Fantagio, mengeluarkan pernyataan resmi pada 22 Januari 2026, menjelaskan bahwa masalah utama dalam kasus ini adalah "apakah korporasi yang didirikan oleh ibu Cha Eun Woo memenuhi syarat sebagai entitas subjek pajak substantif." Fantagio menekankan bahwa "belum ada keputusan akhir yang dibuat atau diberitahukan secara resmi pada saat ini," dan agensi berencana untuk "secara aktif menjelaskan masalah-masalah terkait interpretasi dan penerapan hukum melalui prosedur yang tepat." Agensi juga menambahkan bahwa Cha Eun Woo dan perwakilan pajaknya akan "bekerja sama sepenuhnya" agar proses tersebut dapat diselesaikan secepatnya, dan ia akan terus "dengan setia memenuhi semua kewajiban pelaporan pajak dan hukum sebagai warga negara".

Pihak Cha Eun Woo dilaporkan telah mengajukan permohonan peninjauan pra-penilaian, membantah keputusan NTS, dan saat ini sedang menunggu hasilnya. Jika peninjauan tersebut ditolak, ia masih memiliki opsi untuk mengajukan banding lebih lanjut kepada otoritas pajak.

Kasus ini memiliki preseden di industri hiburan Korea Selatan, di mana beberapa selebriti sebelumnya juga menghadapi tuduhan serupa terkait penggunaan "agensi satu orang" untuk tujuan optimalisasi pajak. Fantagio sendiri telah menghadapi konsekuensi terkait masalah ini, dengan NTS mengenakan tagihan pajak tambahan sebesar 8,2 miliar won (sekitar Rp91,95 miliar) pada Agustus 2025, setelah menentukan bahwa agensi tersebut telah memproses "faktur pajak palsu" yang dikeluarkan oleh perusahaan yang didirikan ibu Cha Eun Woo.

Tuduhan ini muncul saat Cha Eun Woo sedang menjalani tugas wajib militer di Band Militer Angkatan Darat sejak Juli 2025 dan dijadwalkan selesai pada Januari 2027. Implikasi dari kasus ini tidak hanya akan memengaruhi Cha Eun Woo secara finansial dan hukum, tetapi juga dapat berdampak signifikan pada citra publiknya dan industri K-Pop secara keseluruhan, yang semakin diawasi ketat dalam hal kepatuhan pajak. Hasil dari peninjauan pra-penilaian dan potensi proses hukum lebih lanjut akan sangat menentukan masa depan kasus pajak selebriti di Korea Selatan.