Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Tolak Keras Poligami Bareng Inara, Wardatina Mawa Mantap Gugat Cerai

2025-12-27 | 07:46 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-27T00:46:15Z
Ruang Iklan

Tolak Keras Poligami Bareng Inara, Wardatina Mawa Mantap Gugat Cerai

Wardatina Mawa, istri sah pengusaha Insanul Fahmi, telah secara tegas menyatakan keputusannya untuk bercerai setelah suaminya mengakui pernikahan siri dengan selebgram Inara Rusli dan keinginannya untuk berpoligami. Mawa menolak keras konsep berbagi suami dan kini tengah menempuh jalur hukum dengan melaporkan Insanul Fahmi dan Inara Rusli atas dugaan perzinahan dan perselingkuhan ke Polda Metro Jaya.

Polemik rumah tangga ini mencuat setelah Wardatina Mawa melaporkan dugaan perselingkuhan suaminya dengan Inara Rusli pada 22 November 2025. Insanul Fahmi, seorang pengusaha muda berusia 25 tahun lulusan Universitas Indonesia, yang menikah dengan Wardatina Mawa pada 27 Januari 2019 dan dikaruniai seorang anak, kemudian membuat pengakuan mengejutkan bahwa dirinya telah menikah siri dengan Inara Rusli pada 7 Agustus 2025. Ia mengklaim telah menjatuhkan talak secara agama kepada Wardatina sebelum pernikahan siri tersebut, namun klaim ini dibantah keras oleh Wardatina yang menegaskan tidak pernah menerima talak dan masih berstatus istri sah.

Kuasa hukum Wardatina Mawa, Fedhli, menegaskan pendirian kliennya yang tidak ingin dipoligami dan teguh untuk bercerai. "Tetap dengan pendiriannya. Kalau Mawa soal itu, tetap dengan pendiriannya dia tidak mau dipoligami dan tetap teguh untuk bercerai," ujar Fedhli pada Jumat, 26 Desember 2025. Sementara itu, kuasa hukum Wardatina lainnya, Darma Praja Pratama, juga menyatakan bahwa kliennya sudah mantap untuk menggugat cerai dan tidak membuka ruang rujuk maupun kesepakatan poligami. Meskipun demikian, gugatan cerai secara resmi belum diajukan karena Wardatina memilih menunggu kelanjutan proses hukum atas laporan perzinahan dan perselingkuhan yang telah diajukan di Polda Metro Jaya.

Kasus ini semakin kompleks dengan pengakuan Insanul Fahmi yang ingin memperjuangkan kedua hubungannya. "Kalau sekarang aku kita jalanin dua-duanya, dua-duanya aku perjuangin. Harus dicintai dua-duanya, kan harus adil kan," kata Insanul Fahmi kepada awak media pada Jumat, 26 Desember 2025. Ia bahkan mengungkapkan alasan di balik niat poligaminya, dengan menyebut bahwa Wardatina Mawa sering menolak hubungan suami-istri sejak awal pernikahan mereka. Namun, pihak Wardatina membantah komunikasi intens yang diklaim Insanul dan menolak ajakan pertemuan pribadi, menegaskan bahwa tidak ada pembahasan perdamaian.

Di sisi lain, Inara Rusli sempat dikabarkan mengakui dijebak oleh Insanul terkait poligami, dan bahkan sempat terlihat menangis saat berkonsultasi mengenai polemik poligami dalam sebuah acara kajian, mempertanyakan keberkahan keputusannya. Namun, laporan terbaru mengindikasikan bahwa Inara justru diduga telah memaafkan Insanul dan bersedia mencabut laporan polisi terhadapnya, menunjukkan kemungkinan perubahan sikap yang drastis.

Insanul Fahmi dan Inara Rusli juga menghadapi laporan terpisah terkait dugaan penyebaran rekaman CCTV yang melibatkan keduanya, di mana Insanul merasa dijebak dan menduga video tersebut diperjualbelikan oleh orang dekat Inara. Wardatina Mawa sendiri mengalami tekanan psikis berat akibat tudingan miring, termasuk narasi yang menyebut dirinya terlibat dalam jual beli video CCTV tersebut.

Keputusan Wardatina Mawa untuk berpisah ini juga didukung oleh bukti percakapan dengan orang tua Insanul Fahmi yang menunjukkan ketidaksetujuan mereka terhadap poligami. Ayah Insanul secara tegas menyatakan tidak setuju dengan niat poligami anaknya dan meminta agar niat tersebut tidak dilanjutkan, menunjukkan perhatian terhadap dampak psikologis keluarga. Kasus ini menyoroti kompleksitas dinamika rumah tangga selebriti di Indonesia, di mana isu poligami, perselingkuhan, dan konsekuensi hukumnya menjadi sorotan publik yang intens. Dampak dari kasus ini diperkirakan akan terus berlanjut di ranah hukum dan menjadi pembahasan publik mengenai batasan privasi selebriti dan ekspektasi sosial terhadap pernikahan.