
Sebuah lukisan bunga abad ke-17 karya seniman Flemish Jan van Kessel dilelang di Sotheby's London dengan perkiraan harga mencapai 3 miliar Rupiah, menyoroti daya tarik abadi dan nilai investasi seni Master Tua di pasar global. Karya yang merupakan bagian dari Koleksi Grasset tersebut dilelang dalam acara Old Masters Evening Sale, menampilkan representasi mendetail dari flora dalam vas kaca yang menjadi ciri khas periode tersebut.
Lukisan bunga dari era Golden Age Belanda dan Flemish, yang berlangsung dari sekitar tahun 1620 hingga 1680, merupakan kategori penting dalam sejarah seni, dikenal karena presisi botani dan simbolisme moralnya. Pada masa itu, Republik Belanda menjadi salah satu negara paling makmur di Eropa, memimpin dalam perdagangan, ilmu pengetahuan, dan seni rupa. Jan van Kessel, yang aktif di Antwerpen pada pertengahan abad ke-17, dikenal atas karyanya yang rumit dan miniatur, seringkali menampilkan alam seperti bunga, serangga, dan hewan kecil. Popularitas genre still life, khususnya lukisan bunga, mencerminkan minat masyarakat Belanda pada penemuan ilmiah dan kekayaan botani yang dibawa dari seluruh dunia melalui jaringan perdagangan mereka.
Pasar seni untuk lukisan Master Tua tetap aktif, dengan karya-karya dari abad ke-17 asal Belanda dan Flemish secara konsisten menarik perhatian kolektor. Rumah lelang besar seperti Christie's secara rutin mengadakan penjualan yang menampilkan lukisan Belanda dan Flemish abad ke-17, seperti lelang yang dijadwalkan pada Februari 2025 yang akan menawarkan sejumlah karya penting dari Museum of Fine Arts, Boston. Nilai karya seni ini tidak hanya terletak pada estetika dan kelangkaannya, tetapi juga pada kemampuan historisnya untuk menyampaikan narasi budaya dan sosial dari zamannya. Kolektor dan investor melihat lukisan-lukisan ini sebagai aset berwujud yang dapat mempertahankan atau bahkan meningkatkan nilai seiring waktu, meskipun fluktuasi pasar seni tetap menjadi pertimbangan. Basis data harga lelang dan riwayat penjualan terus mencatat aktivitas untuk karya-karya dari periode ini, memberikan indikasi nilai pasar yang berkelanjutan. Daya tarik lukisan bunga abad ke-17, seperti yang terlihat pada karya Jan van Kessel, melampaui keindahan visualnya, menawarkan jembatan menuju pemahaman mendalam tentang sejarah, budaya, dan pasar seni yang terus berkembang.