Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Rey Mbayang dan Dinda Hauw Debut Mencekam di Film Horor Ritual Gaib

2025-11-23 | 10:05 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-23T03:05:32Z
Ruang Iklan

Rey Mbayang dan Dinda Hauw Debut Mencekam di Film Horor Ritual Gaib

Rey Mbayang dan Dinda Hauw secara resmi menandai debut mereka di genre film horor melalui film berjudul "Ritual Gaib: Nyai Randasura". Pasangan suami istri ini didapuk menjadi pemeran utama, memerankan karakter suami-istri bernama Radit dan Laras. Film ini menjadi bagian dari Intellectual Property (IP) Ritual Gaib yang ambisius, yang tidak hanya akan hadir dalam bentuk film, tetapi juga buku dan podcast.

Dinda Hauw mengungkapkan antusiasmenya untuk menjajal genre horor setelah sebelumnya lebih banyak bermain di film drama dan keluarga. Rey Mbayang pun berbagi semangat serupa, terutama karena ia dan Dinda sama-sama menyukai konten horor. Rey juga mengaku merasa tertantang dan senang dapat beradu akting dengan sang istri dalam proyek ini.

"Ritual Gaib: Nyai Randasura" merupakan hasil kolaborasi antara rumah produksi Indonesia, Anak Negeri Films, dan Kraken Entertainment dari Australia. Film ini disutradarai oleh sineas asal Australia, Stuart Simpson, yang dikenal dengan reputasinya di industri film horor dunia. Simpson terinspirasi oleh kedalaman spiritual dan budaya mistik Indonesia setelah berinteraksi dengan komunitas Bumi Nusantara, yang kemudian menghasilkan film dokumenter "Ritual Gaib" sebagai cikal bakal semesta horor ini.

Film ini akan mengangkat ritual mistis dari daerah Banten yang berkaitan dengan praktik pesugihan. Intan Kieflie, salah satu produser, menyebutkan bahwa ritual yang diangkat merupakan tradisi turun temurun yang dilakukan secara brutal. Selain Rey Mbayang dan Dinda Hauw, "Ritual Gaib: Nyai Randasura" juga dibintangi oleh Masayu Anastasia, Egy Fedli, Selvi Kitty, dan Ricky Lucky One, serta Ria Ricis.

Proyek film ini memiliki ambisi besar untuk membawa IP horor Indonesia ke kancah global. "Ritual Gaib: Nyai Randasura" direncanakan akan dibawa ke American Film Market (AFM) di Los Angeles, Amerika Serikat, pada November 2025. AFM merupakan salah satu pasar film paling prestisius di dunia, yang diharapkan dapat menarik distributor global untuk film tersebut. Hingga saat ini, detail jalan cerita dan jadwal tayang resmi film ini belum dipublikasikan, karena masih menunggu hasil dari keikutsertaan di AFM. Proses syuting film telah rampung dan saat ini memasuki tahap pasca-produksi.