Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Fenomena Seni Raksasa Yayoi Kusama Kembali Memukau Paris

2025-11-29 | 07:25 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-29T00:25:51Z
Ruang Iklan

Fenomena Seni Raksasa Yayoi Kusama Kembali Memukau Paris

Penampakan karya seni raksasa seniman kontemporer Jepang, Yayoi Kusama, secara konsisten menarik perhatian di Paris, mengubah lanskap kota dengan motif bintik-bintik dan figur monumental khasnya. Baru-baru ini, pada Oktober 2024, sebuah labu perunggu raksasa bertitik hitam khas Kusama dipamerkan di Avenue Winston Churchill, tepat di kaki Grand Palais, sebagai bagian dari gelaran Art Basel Paris 2024. Instalasi ini berlangsung dari 15 hingga 20 Oktober 2024 dan menjadi salah satu dari beberapa karya seni luar ruang yang menghidupkan acara seni prestisius tersebut.

Sebelumnya, pada awal tahun 2023, kolaborasi kedua antara Yayoi Kusama dan rumah mode mewah Louis Vuitton menghasilkan serangkaian instalasi yang menghebohkan. Sebuah patung raksasa Yayoi Kusama sendiri muncul di fasad toko utama Louis Vuitton di Champs-Élysées, seolah-olah sedang "melukis" bintik-bintik warna-warni di seluruh bangunan Art Deco yang dibangun oleh Georges Vuitton pada tahun 1912 itu. Tak berhenti di situ, patung Kusama monumental lainnya didirikan di Rue du Pont Neuf, berhadapan dengan La Samaritaine, untuk merombak markas besar Louis Vuitton dengan bintik-bintik polka yang ceria. Instalasi-instalasi ini bertujuan untuk merayakan koleksi kapsul kolaborasi mereka yang menampilkan lebih dari 400 buah termasuk pakaian, aksesori, parfum, dan koper.

Melihat kembali ke tahun 2019, Paris juga pernah menjadi saksi bisu penampakan labu Kusama yang tak kalah megahnya. Sebuah labu tiup kuning raksasa berukuran 10 x 10 x 10 meter, yang dinamai "Life of the Pumpkin Recites, All About the Biggest Love for the People", dipasang di Place Vendôme. Karya ini merupakan bagian dari program "FIAC Hors les Murs" dan dirancang untuk menambah sentuhan ceria pada arsitektur neoklasik Prancis yang megah di Vendôme. Namun, labu tiup tersebut harus dibongkar lebih awal pada 17 Oktober 2019 karena angin kencang.

Penampakan-penampakan raksasa karya Yayoi Kusama di Paris ini secara konsisten menunjukkan kemampuannya untuk berdialog dengan situs-situs warisan kota dan membawa seni kontemporer kepada khalayak yang lebih luas, meninggalkan jejak tak terlupakan dalam lanskap budaya ibu kota Prancis.