
Penyanyi dangdut terkemuka Indonesia, Dewi Perssik, secara terbuka menyatakan resolusi pribadinya untuk tahun 2026, yakni keinginan untuk kembali menikah dan memiliki anak kandung. Pernyataan ini disampaikan pada Kamis (4/12/2025) di Studio 5 Emtek City, Daan Mogot, Jakarta Barat, mencerminkan prioritas baru dalam kehidupannya setelah lebih dari dua dekade berkarier di industri hiburan.
Dewi Perssik, yang memiliki nama asli Dewi Murya Agung, kini berusia 39 tahun dan telah menyandang status janda selama tiga tahun terakhir. Ia diketahui telah menikah sebanyak tiga kali, yakni dengan Saipul Jamil (2005-2008), Aldi Taher (2008-2009), dan Angga Wijaya (2017-2022), namun seluruh pernikahannya berakhir dengan perceraian. Dari ketiga pernikahannya tersebut, Dewi Perssik belum dikaruniai anak kandung. Ia memiliki seorang putra angkat bernama Felice Gabriel, yang diasuhnya sejak bayi pada tahun 2007 dan kini telah beranjak remaja serta diterima sebagai taruna Akademi Angkatan Laut (AAL).
Dalam pernyataannya, Dewi Perssik menekankan bahwa pencapaian materi dan popularitas bukan lagi prioritas utamanya. Ia menyerahkan sepenuhnya urusan jodoh kepada takdir Tuhan. "Resolusi tahun depan, menikah ya, punya anak ya," ujar Dewi Perssik. "Ya doain yang terbaik. Semoga Allah memberikan yang terbaik buat aku. Yang namanya jodoh kan kita nggak ada yang tahu. Nikmati aja perjalanan hidup ini. Aku nggak ada niat mencari, semuanya balik ke Allah," tambahnya. Sebelumnya, Dewi Perssik dikabarkan sempat menjalin hubungan dengan seorang pilot bernama Rully, namun hubungan tersebut dilaporkan kandas pada akhir 2024. Ia juga sempat dikaitkan dengan Mayor Teddy Indra Wijaya pada Oktober 2024, namun Dewi Perssik mengklarifikasi bahwa mereka hanya berteman.
Ambisi Dewi Perssik untuk menikah lagi dan memiliki anak kandung mencerminkan tekanan sosial yang masih kuat di Indonesia, khususnya bagi wanita, untuk memenuhi ekspektasi berkeluarga dan memiliki keturunan. Bagi figur publik seperti Dewi Perssik, tekanan ini seringkali diperparah oleh sorotan media dan tuntutan publik. Keputusan untuk tetap membuka diri terhadap pernikahan dan kehamilan di usia mendekati 40 tahun menunjukkan kekuatan mental dan harapan pribadinya yang besar, terlepas dari tantangan masa lalu. Keinginan ini juga dapat dilihat sebagai upaya untuk mencapai kebahagiaan personal yang lengkap, di samping kesuksesan kariernya yang terus berlanjut. Dengan perjalanan karier selama 23 tahun, Dewi Perssik terus bersyukur atas kesempatan berkarya di industri hiburan, menegaskan bahwa jiwa seninya tak akan pernah padam.