
Aktor veteran Surya Saputra mengungkapkan hasil mengejutkan dari pemeriksaan kesehatan menyeluruh (medical check-up) yang baru-baru ini dijalaninya, mendapati banyak indikator kesehatan berada di zona "merah dan kuning" yang memerlukan perhatian serius, pada Kamis (1/1/2026) di Kemang, Jakarta Selatan. Surya Saputra secara terbuka menyatakan bahwa ia memiliki "banyak PR" terkait kesehatannya dan beberapa temuan hasil tes "mengkhawatirkan", menegaskan tekadnya untuk mengubah gaya hidup dan kembali berolahraga secara rutin.
Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan sebagai bagian dari resolusi pribadi Surya Saputra untuk lebih memprioritaskan kesehatan menjelang tahun 2026, menyusul pengakuan bahwa kondisi kesehatannya saat ini tidak baik-baik saja. Aktor berusia 50 tahun ini tidak merinci penyakit spesifik yang dideritanya, namun ia menekankan perlunya perubahan dalam dirinya. Salah satu langkah konkret yang akan diambilnya adalah kembali menekuni seni bela diri Merpati Putih, aktivitas yang diyakininya menjaga tubuhnya dalam kondisi prima di masa lalu dengan hasil pemeriksaan kesehatan yang selalu "hijau" atau baik.
Latar belakang hasil pemeriksaan ini tidak terlepas dari jadwal padat yang dijalani Surya Saputra, termasuk keterlibatannya selama tiga tahun dalam sinetron "Ikatan Cinta", yang menyebabkan ia minim waktu bersama keluarga dan mungkin mengabaikan kondisi fisiknya. Kondisi ini mirip dengan pengalaman sebelumnya pada masa pandemi COVID-19, di mana ia sempat mengalami stres hingga memicu masalah asam lambung (GERD). Komitmennya untuk meluangkan lebih banyak waktu bagi keluarga di tahun depan juga menjadi bagian dari resolusi menyeluruhnya.
Implikasi dari temuan "lampu merah" dalam hasil medical check-up ini menyoroti pentingnya manajemen kesehatan proaktif bagi figur publik yang rentan terhadap tekanan kerja intens. Langkah Surya Saputra untuk secara terbuka berbagi pengalamannya, meskipun tanpa detail spesifik, dapat menjadi pengingat bagi masyarakat umum mengenai krusialnya pemeriksaan kesehatan berkala dan adopsi gaya hidup sehat. Keputusan untuk kembali ke rutinitas fisik yang terbukti bermanfaat baginya juga menunjukkan kesadaran akan kebutuhan individual dalam menjaga kebugaran. Situasi ini juga mencerminkan perhatian terhadap kesehatan dalam lingkup keluarganya; istrinya, Cynthia Lamusu, baru-baru ini juga didiagnosis menderita Plantar Fasciitis, kondisi yang membuat Surya belajar teknik pijat untuk membantunya. Prioritas baru Surya Saputra terhadap kesehatan dan keluarga menandakan pergeseran fokus dari tuntutan karier yang menguras energi menuju keberlanjutan kualitas hidup jangka panjang.