
Penyanyi sekaligus mahasiswi Mayang Lucyana Fitri menargetkan penyelesaian studi sarjananya dan peluncuran album penuh sebagai dua pencapaian utama pada tahun 2026, menandai sebuah periode krusial dalam ambisinya membangun karier yang lebih substansial di tengah sorotan publik. Ia akan menghadapi sidang skripsi pada tahun ini, sebuah langkah final dalam menyelesaikan pendidikan S1-nya di jurusan Hubungan Internasional, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), dengan fokus penelitian pada perdagangan lintas negara dan perubahan regulasi di Indonesia.
Transformasi Mayang Lucyana dari figur yang kerap menuai kontroversi menjadi sosok yang berdedikasi pada pendidikan dan karier musiknya mencerminkan perubahan strategis dalam citra publiknya. Magang di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) sejak Agustus 2024 menjadi bagian integral dari perjalanan akademisnya, memberikan pengalaman praktis dalam memahami sistem pemerintahan dan dinamika politik. Aktivitas tersebut dianggap banyak pihak sebagai bukti keseriusannya dalam merencanakan masa depan, jauh dari isu-isu sensasi yang sempat mewarnai namanya. Mayang, melalui pernyataan pada awal Januari 2026, menegaskan komitmennya terhadap proses bimbingan skripsi dan persiapan akademis intensif. "Insyaallah tahun 2026," katanya, memastikan proses tersebut sudah masuk dalam rencana besar hidupnya.
Di samping ambisi akademis, industri musik menjadi arena berikutnya bagi "gebrakan baru" Mayang pada awal 2026. Ia berencana merampungkan album yang telah lama digarap, berisikan sepuluh lagu, di mana enam di antaranya sudah siap. Proyek ini bukan debutnya, melainkan kelanjutan dari sejumlah singel yang telah dirilis sebelumnya, termasuk kolaborasi dengan Nicky Tirta. Ayahnya, Doddy Sudrajat, berperan aktif sebagai manajer yang mengatur jadwal padat Mayang, memastikan keseimbangan antara pendidikan dan karier. "Alhamdulillah aku bisa mengatur antara pendidikan aku dan karier aku karena ada Daddy juga yang udah ngatur waktu aku dari aku bangun pagi sampai aku tidur, itu udah dijadwalin juga," ungkap Mayang. Doddy Sudrajat juga secara tegas menganjurkan putrinya untuk fokus pada pencapaian akademis dan profesional, bahkan melarangnya berpacaran sebelum menyelesaikan gelar sarjana. "Daddy ajarin aku disiplin dan harus fokus pada goals aku, fokus ke pendidikan dulu jangan pacaran dulu, selesaian dulu S1," kata Doddy.
Aspek finansial juga menjadi target signifikan, dengan Mayang secara optimis menyatakan keinginannya menjadi "rich aunty" pada tahun 2026 dan membuka bisnis. Rencana pengembangan usaha ini akan didiskusikan secara matang dengan Doddy Sudrajat. Sebelumnya, pada tahun 2023, Mayang telah merintis bisnis pakaian dengan merek "Mayang Wear", yang menawarkan busana wanita bergaya trendy dan casual. Ambisi ini memperlihatkan upaya diversifikasi karier Mayang di luar dunia hiburan. Selain itu, Mayang juga mempertimbangkan untuk melanjutkan studi ke jenjang S2, mengindikasikan prospek investasi jangka panjang pada pengembangan kapasitas dirinya. Perkembangan positif ini turut didukung oleh peningkatan apresiasi publik terhadap bakat musik dan ketekunannya dalam pendidikan, yang terlihat dari berbagai penampilan di dalam dan luar negeri, seperti Malaysia dan Dubai, serta aktivitas di kanal YouTube pribadinya yang semakin aktif.