:strip_icc()/kly-media-production/medias/5463763/original/058213300_1767670106-000_89LM9T7.jpg)
Aktor veteran mendiang Ahn Sung-ki, ikon sinema Korea Selatan yang dijuluki "aktor nasional" karena kariernya yang membentang lebih dari enam dekade, secara anumerta dianugerahi Penghargaan Mahkota Emas Order of Cultural Merit oleh Pemerintah Korea Selatan pada 27 Desember 2022, sebagai pengakuan atas kontribusinya yang tak terhingga terhadap industri perfilman dan budaya Korea. Upacara penghargaan tersebut diselenggarakan di Korean Film Museum, Seoul, mengukuhkan statusnya sebagai salah satu figur paling berpengaruh dalam sejarah perfilman negara tersebut.
Penghargaan tertinggi ini, yang merupakan salah satu bentuk pengakuan budaya paling prestisius di Korea Selatan, diberikan kepada individu yang telah memberikan kontribusi luar biasa untuk pengembangan budaya dan seni. Presiden Yoon Suk-yeol secara resmi menyetujui penganugerahan ini, menyoroti dampak mendalam Ahn Sung-ki yang konsisten sejak debutnya pada usia lima tahun dalam film "The Twilight Cloud" pada tahun 1957. Sepanjang kariernya, ia membintangi sekitar 130 film, memerankan berbagai karakter yang mencerminkan spektrum masyarakat Korea, dari drama sejarah hingga thriller modern, dan seringkali menjadi tolok ukur kualitas akting bagi generasi penerus.
Ahn Sung-ki meninggal dunia pada 30 Oktober 2022, pada usia 70 tahun, setelah berjuang melawan kanker hati. Kematiannya memicu gelombang duka dan penghormatan di seluruh industri hiburan dan masyarakat Korea Selatan, di mana ia dikenang tidak hanya karena bakat aktingnya yang luar biasa tetapi juga integritas dan profesionalismenya. Penganugerahan Order of Cultural Merit secara anumerta ini berfungsi sebagai penegasan resmi atas warisan tersebut, menempatkannya sejajar dengan ikon budaya nasional lainnya yang telah menerima penghargaan serupa.
Pemberian penghargaan ini lebih dari sekadar penghormatan simbolis; ia mencerminkan pemahaman pemerintah akan nilai seni dan budaya sebagai pilar identitas nasional. Dalam konteks industri film Korea yang semakin mendunia, pengakuan terhadap Ahn Sung-ki menegaskan kembali fondasi historis dan para pionir yang membentuk gelombang Hallyu saat ini. Para kritikus film dan sejarawan sering menunjuk pada konsistensi Ahn Sung-ki dalam memilih peran-peran menantang dan kesediaannya untuk bekerja dengan sutradara baru, yang secara signifikan membantu menaikkan standar sinema Korea selama periode transformatif. Warisannya kini terukir tidak hanya dalam film-filmnya tetapi juga dalam pengakuan negara atas dedikasi seumur hidupnya untuk bercerita melalui layar perak, memberikan inspirasi bagi seniman masa depan untuk terus berinovasi dan berkontribusi pada lanskap budaya global.