Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Faby Marcelia Bicara Jodoh: Bukan Asal Comot, Kebahagiaan Jadi Kompas Utama

2026-01-05 | 03:14 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-04T20:14:01Z
Ruang Iklan

Faby Marcelia Bicara Jodoh: Bukan Asal Comot, Kebahagiaan Jadi Kompas Utama

Faby Marcelia, aktris dan penyanyi yang telah lama mewarnai industri hiburan Tanah Air, secara konsisten menggarisbawahi filosofi personalnya mengenai hubungan dan pernikahan, yang dapat dirangkum dalam prinsip "dijalani saja yang penting happy" dan keengganan untuk terburu-buru dalam memilih pasangan hidup. Pendekatan ini, yang kerap ia sampaikan dalam berbagai kesempatan publik, mencerminkan sebuah pergeseran pandangan di kalangan selebriti Indonesia terhadap institusi pernikahan, jauh dari tekanan sosial untuk segera menikah dan lebih menekankan pada kualitas kebahagiaan individual dalam sebuah relasi.

Faby Marcelia, yang kini berstatus istri Revand Narya dan ibu dari tiga anak, tidak pernah menyembunyikan perjalanan pencariannya dalam menemukan pasangan yang tepat. Pernyataannya tentang tidak ingin asal-asalan dalam memilih jodoh menjadi relevan mengingat tingkat perceraian di Indonesia menunjukkan tren yang perlu dicermati. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2022 menunjukkan bahwa terdapat 516.322 kasus perceraian, angka yang menunjukkan kompleksitas dinamika rumah tangga di era modern. Meskipun data spesifik untuk kalangan selebriti sulit dikumpulkan secara terpusat, sorotan media seringkali menyoroti pasang surut hubungan mereka, memberikan gambaran bahwa stabilitas pernikahan di ranah publik adalah sebuah tantangan.

Psikolog keluarga Dr. Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., dalam wawancaranya beberapa waktu lalu, kerap menekankan pentingnya kesiapan mental dan emosional serta pemahaman mendalam tentang calon pasangan sebelum melangkah ke jenjang pernikahan. Prinsip "yang penting happy" yang diusung Faby dapat diinterpretasikan sebagai penekanan pada kompatibilitas emosional dan dukungan timbal balik, yang menurut banyak ahli adalah fondasi kunci dari hubungan yang langgeng, ketimbang sekadar memenuhi ekspektasi sosial.

Perjalanan Faby Marcelia, dari masa pacaran hingga kini membangun rumah tangga dengan Revand Narya, seringkali ia bagikan melalui platform media sosial dan wawancara. Ia seringkali mengungkapkan bahwa komunikasi terbuka, saling pengertian, dan kemampuan untuk menemukan kebahagiaan dalam dinamika sehari-hari merupakan pilar utama dalam mempertahankan hubungannya. Hal ini beresonansi dengan temuan studi yang menunjukkan bahwa pasangan yang melaporkan tingkat kepuasan hidup yang lebih tinggi dalam pernikahan mereka cenderung memiliki komunikasi yang efektif dan persepsi positif terhadap pasangan.

Implikasi dari pendekatan Faby Marcelia ini tidak hanya terbatas pada kehidupan pribadinya. Sebagai figur publik, pandangannya dapat memengaruhi persepsi penggemar, terutama generasi muda, tentang bagaimana mendekati hubungan asmara dan pernikahan. Ini menyoroti pergeseran nilai dari tekanan tradisional untuk menikah cepat menjadi penekanan pada kebahagiaan dan kecocokan personal. Dalam konteks yang lebih luas, pandangan ini dapat berkontribusi pada narasi yang lebih sehat tentang pernikahan di masyarakat, di mana kualitas hubungan lebih dihargai daripada sekadar status. Keengganan untuk "asal-asalan" dalam memilih pasangan pada akhirnya dapat menjadi strategi adaptif dalam menghadapi tantangan pernikahan modern, yang menuntut lebih dari sekadar komitmen, tetapi juga pertumbuhan pribadi dan kebahagiaan yang berkelanjutan.