
Aktor senior Diding Boneng menerima bantuan finansial senilai Rp 50 juta dari presenter dan pengusaha Raffi Ahmad pada Rabu, 31 Desember 2025, menyusul robohnya sebagian rumah bersejarahnya di kawasan Matraman Dalam, Menteng, Jakarta Pusat. Bantuan ini disalurkan untuk perbaikan kediaman yang ambruk akibat kondisi lapuk termakan usia dan diterpa hujan badai pada Minggu, 28 Desember 2025. Insiden ini menyoroti kerentanan infrastruktur hunian tradisional di tengah kota metropolitan dan menjadi katalis bagi respons solidaritas dari sesama insan hiburan.
Penyaluran dana tersebut dilakukan secara langsung oleh tim Raffi Ahmad, Prio dan Haikal, yang mendatangi kediaman Diding Boneng. Dalam kesempatan tersebut, Raffi Ahmad juga sempat melakukan panggilan video untuk menyapa dan menyampaikan keprihatinan serta dukungannya secara pribadi, mengingat ia sedang berada di luar kota. Aktor berusia 75 tahun itu menyatakan rasa syukurnya atas uluran tangan tersebut, tidak hanya dari Raffi Ahmad tetapi juga dari sejumlah rekan seniman lainnya seperti Indro Warkop dan Renny Djajoesman, serta kepedulian dari tetangga sekitar yang turut bergotong royong.
Rumah yang menjadi saksi bisu perjalanan hidup Diding Boneng sejak lahir ini diperkirakan telah berusia lebih dari satu abad. Struktur bangunan, yang sebagian besar terbuat dari kayu jati dan bilik bambu tanpa penggunaan batu bata, rentan terhadap pelapukan dan tekanan cuaca ekstrem. Dinding rumahnya terbuat dari papan tipis yang menutupi anyaman bambu, dicat rapi menyerupai dinding bata. Robohnya bagian tengah hingga belakang rumah meninggalkan Diding Boneng dan keluarganya dalam kondisi sulit, bahkan sempat nyaris menelan korban jiwa saat anak kandungnya sedang beristirahat di dalam kamar. Pascakejadian, Diding Boneng kini tinggal sementara di kantor RW setempat. Ia tidak menampik adanya kelalaian dalam memantau kondisi fisik rumah yang telah dihuni turun-temurun.
Insiden ini bukan sekadar berita selebriti biasa, melainkan cerminan dari tantangan kesejahteraan yang kerap dihadapi oleh seniman senior di Indonesia. Diding Boneng, yang telah berkarya selama puluhan tahun dalam dunia teater dan perfilman, kini bergantung pada uluran tangan kolega dan komunitas untuk memulihkan tempat tinggalnya. Bantuan dari Raffi Ahmad, seorang figur publik dengan jaringan bisnis dan media yang luas, menunjukkan bagaimana pengaruh selebriti dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan solidaritas. Namun, hal ini juga menggarisbawahi belum adanya sistem dukungan yang komprehensif dan berkelanjutan bagi para pelaku seni yang telah berjasa dalam kancah hiburan nasional.
Pemberian bantuan ini diharapkan dapat mempercepat proses renovasi rumah Diding Boneng. Selain dukungan dari sesama artis, RT setempat juga melaporkan bahwa bantuan dari pemerintah telah mulai berdatangan untuk membantu renovasi. Kasus ini memicu diskusi lebih lanjut mengenai tanggung jawab industri dan pemerintah dalam memastikan kesejahteraan para seniman, terutama mereka yang telah mengabdi lama namun mungkin tidak memiliki jaminan finansial yang memadai di masa tua.