Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Bocoran Lineup 2026 Vidio: 3 Anime Terbaru Wajib Tonton, Jujutsu Kaisen S3 dan Cara Nontonnya

2026-01-08 | 20:56 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-08T13:56:46Z
Ruang Iklan

Bocoran Lineup 2026 Vidio: 3 Anime Terbaru Wajib Tonton, Jujutsu Kaisen S3 dan Cara Nontonnya

Jumat, 9 Januari 2026, platform layanan video sesuai permintaan (Video-on-Demand/VOD) lokal Vidio secara resmi memulai penayangan musim ketiga anime Jujutsu Kaisen, menandai langkah strategis perusahaan dalam memperkuat portofolio konten "Jejepangan" mereka di tengah persaingan pasar streaming yang kian intensif di Indonesia. Rilis Jujutsu Kaisen Season 3, yang mengadaptasi arc Culling Game, pada pukul 00.00 WIB ini juga serentak dilakukan di berbagai platform streaming global seperti Crunchyroll, Netflix, Bstation, dan iQIYI, menegaskan posisi Indonesia sebagai pasar kunci bagi distribusi konten anime internasional.

Keputusan Vidio untuk menghadirkan salah satu judul anime paling dinanti ini bukan sekadar penambahan katalog, melainkan refleksi dari pertumbuhan signifikan pasar streaming anime di Asia Tenggara, di mana Indonesia menjadi kontributor terbesar. Laporan Media Partners Asia (MPA) menunjukkan bahwa pada tahun 2024, pendapatan pasar streaming di Asia Tenggara mencapai 1,8 miliar dolar AS, dengan Indonesia menyumbang 552 juta dolar AS. Meskipun Netflix masih memimpin pangsa penayangan dengan 52% dan pangsa pendapatan 42% di Asia Tenggara pada tahun 2024, platform lokal seperti Vidio berhasil mengumpulkan 4,7 juta pelanggan di tahun yang sama, menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat di tengah dominasi pemain global.

Popularitas anime di Indonesia telah mengalami lonjakan signifikan, terutama setelah pandemi, dengan industri anime global mencapai nilai pasar 29,11 miliar dolar AS pada tahun 2022 dan diproyeksikan terus tumbuh. Survei Lokadata terhadap penggemar anime di Indonesia pada Agustus 2025 menunjukkan bahwa meskipun Netflix menduduki puncak dengan 60% pengguna, platform seperti Bstation juga tumbuh pesat dengan 51%. Vidio, dengan 25% pengguna, berada di bawah Telegram yang secara mengejutkan menempati posisi ketiga dengan 38%, mengindikasikan bahwa aksesibilitas dan ketersediaan konten merupakan faktor krusial bagi penggemar anime di Indonesia. Hal ini memberikan tekanan sekaligus peluang bagi platform lokal untuk meningkatkan koleksi konten mereka.

Penayangan Jujutsu Kaisen Season 3 melalui Vidio mencerminkan upaya perusahaan untuk memenuhi permintaan konten berkualitas tinggi dari penggemar anime. Arc Culling Game, yang merupakan kelanjutan dari insiden Shibuya yang brutal, menjanjikan narasi yang lebih kompleks dan pertarungan yang intens, menampilkan nasib Yuji Itadori yang kini menjadi buronan serta pengejaran oleh penyihir kuat seperti Yuta Okkotsu dan Naoya Zenin. Antusiasme terhadap musim terbaru ini terlihat dari predikatnya sebagai salah satu anime paling dinanti di tahun 2026.

Secara historis, anime telah menjadi fenomena budaya yang mendalam di Indonesia, jauh sebelum era streaming. Televisi nasional berperan besar dalam memperkenalkan judul-judul klasik, membangun basis penggemar yang loyal. Kini, dengan pergeseran ke platform digital, persaingan untuk mendapatkan lisensi judul-judul populer menjadi semakin ketat. Investasi Vidio dalam anime seperti Jujutsu Kaisen Season 3 adalah bagian dari strategi yang lebih luas untuk menarik dan mempertahankan pelanggan di pasar yang sangat kompetitif, di mana konten Korea Selatan dan Amerika Serikat juga memiliki pangsa pasar yang besar.

Implikasi jangka panjang dari akuisisi konten anime premium oleh platform lokal seperti Vidio dapat mencakup peningkatan standar lokalisasi, dengan ketersediaan subtitle bahasa Indonesia yang cepat dan akurat. Ini juga dapat mendorong pertumbuhan ekosistem konten lokal melalui potensi kolaborasi atau pengembangan IP yang terinspirasi anime. Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam bersaing dengan platform global yang memiliki sumber daya lebih besar dan katalog konten yang lebih luas, serta memerangi pembajakan yang masih menjadi isu persisten di pasar. Keberhasilan Vidio dalam jangka panjang akan sangat bergantung pada kemampuannya untuk secara konsisten menyediakan konten yang relevan, eksklusif, dan mudah diakses, sambil terus memahami dinamika preferensi konsumen anime di Indonesia yang terus berkembang.