Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Baru 10 Persen! Intip Progres Renovasi Rumah Diding Boneng

2026-01-04 | 01:45 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-03T18:45:54Z
Ruang Iklan

Baru 10 Persen! Intip Progres Renovasi Rumah Diding Boneng

Aktor senior Diding Boneng menghadapi tantangan besar dalam merenovasi kediamannya di kawasan Matraman, Jakarta Pusat, yang ambruk pada 28 Desember 2025 malam, dengan progres pembangunan kembali yang baru mencapai 10 persen per 2 Januari 2026. Rumah yang telah berusia lebih dari satu abad tersebut, yang sebelumnya roboh karena struktur kayunya yang lapuk, kini sedang dibangun ulang dari nol. Lambatnya kemajuan ini juga bertepatan dengan kondisi kesehatan Diding Boneng yang menurun, di mana ia dilarikan ke Tangerang akibat kambuhnya asma, diperburuk oleh debu konstruksi dan kelelahan.

Sebelum insiden ambruknya, rumah Diding Boneng memiliki struktur unik yang sebagian besar terbuat dari kayu jati dan bilik anyaman bambu tanpa menggunakan batu bata, dilapisi semen kapur dan sabut kelapa. Kondisi bangunan yang sudah sangat tua dan kurang terawat menyebabkan bagian tengah hingga belakang rumah, termasuk dapur, rubuh total. Diding Boneng sendiri mengakui penyesalannya tidak segera merenovasi rumah warisan keluarga tersebut, di mana salah satu anaknya nyaris menjadi korban saat kejadian.

Proses renovasi total ini dimulai pada 29 Desember 2025, sehari setelah ambruk. Menurut Giman, Ketua RT 012 RW 008 Kelurahan Pegangsaan, Menteng, progres saat ini baru terkonsentrasi pada pengerjaan kamar-kamar yang tingginya mencapai sekitar tiga meter. Giman menjelaskan bahwa luas tanah rumah mencapai 161 meter persegi, dan kini rencana pembangunan akan memaksimalkan seluruh lahan yang sebelumnya tidak sepenuhnya digunakan. Target utama pengerjaan selanjutnya adalah pemasangan atap dalam satu bulan ke depan guna mengatasi musim hujan, dengan harapan keseluruhan renovasi dapat rampung dalam waktu dua bulan.

Kendala cuaca menjadi salah satu faktor penghambat. Curah hujan yang tinggi di Jakarta menghalangi pengerjaan konstruksi hingga larut malam. Selain itu, Diding Boneng sendiri dilaporkan mengalami kambuhnya asma akibat kelelahan melayani wawancara media dan paparan debu di lokasi renovasi. Adik bungsu Diding Boneng, Zaenal Wahyudin atau Bambang, membenarkan bahwa kakaknya kini menjalani pengobatan di Tangerang dan telah mengurangi aktivitas syuting sejak tiga tahun terakhir karena masalah kesehatan.

Dalam aspek pendanaan, upaya rekonstruksi ini telah menarik perhatian publik dan memicu gelombang solidaritas. Aktor dan presenter Raffi Ahmad menyumbangkan dana sebesar Rp 50 juta untuk membantu biaya renovasi. Bantuan juga diterima dari BAZNAS serta dukungan luar biasa dari warga sekitar Matraman, khususnya dari RW 07 dan RW 08, yang secara gotong royong menyumbangkan tenaga dan material. Wali Kota Jakarta Pusat juga turut memberikan bantuan. Total biaya renovasi diperkirakan mencapai lebih dari Rp 100 juta, bahkan bisa menembus angka Rp 200 juta mengingat pengerjaan dilakukan dari nol. Rumah Diding Boneng nantinya direncanakan akan memiliki lima kamar tidur, disesuaikan dengan kebutuhan keluarganya.

Situasi ini menyoroti kerentanan bangunan tua di kawasan padat penduduk seperti Matraman dan pentingnya perawatan properti, terutama bagi tokoh publik yang menghadapi keterbatasan finansial di usia senja. Keterlibatan komunitas dan tokoh selebriti lainnya dalam membantu Diding Boneng menunjukkan solidaritas sosial yang kuat, namun juga memunculkan pertanyaan tentang jaring pengaman sosial yang tersedia bagi para seniman senior di Indonesia. Implikasi jangka panjang dari proyek ini tidak hanya terletak pada kembalinya Diding Boneng ke rumah yang layak, tetapi juga pada inspirasi bagi upaya konservasi bangunan tua dan dukungan berkelanjutan bagi figur publik yang membutuhkan.