Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Terungkap! Mawar de Jongh Botak di First Look Film Sampai Titik Terakhirmu

2025-12-23 | 02:19 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-22T19:19:04Z
Ruang Iklan

Terungkap! Mawar de Jongh Botak di First Look Film Sampai Titik Terakhirmu

Aktris Mawar Eva de Jongh secara totalitas menjalani transformasi ekstrem dengan penampilan kepala plontos dan penurunan berat badan hingga 6 kilogram demi perannya sebagai Shella Selpi Lizah dalam film drama romantis "Sampai Titik Terakhirmu" yang tayang mulai 13 November 2025. Lyto Pictures selaku rumah produksi menyoroti dedikasi Mawar de Jongh sebagai elemen kunci yang mengangkat aktingnya ke level autentisitas mendalam, sejalan dengan kisah nyata perjuangan Shella melawan kanker ovarium yang diadaptasi film ini.

Transformasi Mawar de Jongh, yang muncul tanpa rambut dan dengan fisik yang jauh lebih kurus dari biasanya, menjadi sorotan utama sejak trailer dan materi promosi "Sampai Titik Terakhirmu" dirilis. Untuk menciptakan efek kepala botak yang meyakinkan, Mawar membutuhkan waktu hingga tiga jam di meja rias untuk proses makeup prostetik setiap kali syuting, didahului dengan beberapa kali percobaan untuk menemukan bentuk kepala yang paling natural dan proporsional di layar lebar. Selain perubahan penampilan, ia juga menurunkan berat badannya hingga 6-7 kilogram dalam dua bulan, didampingi oleh dokter gizi dan melakukan latihan futsal, mengingat karakter Shella adalah seorang atlet.

Mawar de Jongh mengaku bahwa keputusan untuk tampil botak merupakan tantangan terbesar yang belum pernah ia alami sebelumnya, memicu perasaan campur aduk dan kesedihan saat pertama kali melihat dirinya di cermin. "Awalnya pas ngelihat aku botak pun jujur kayak aku ngerasa, 'Wah, gini ya rasanya kalau misalkan one day rambut aku tuh hilang dan aku enggak tahu ini bisa balik lagi atau enggak' gitu," ungkap Mawar de Jongh dalam konferensi pers di Jakarta Selatan pada 4 November 2025. Pengalaman ini, menurutnya, memberikan pemahaman dan empati yang lebih dalam terhadap perjuangan pasien kanker yang harus menghadapi perubahan fisik drastis.

Totalitas serupa juga terlihat pada aktor Arbani Yasiz, yang berperan sebagai Albi Dwizky, kekasih Shella. Bersama Mawar, Arbani mengunjungi makam mendiang Shella Selpi Lizah sebelum syuting untuk menghormati dan mendalami karakter yang mereka perankan. Sutradara Dinna Jasanti dan penulis skenario Evelyn Afnilia menekankan pendekatan yang sangat personal dan realistis dalam penggarapan film ini, menghindari dramatisasi berlebihan demi menjaga keaslian emosi kisah nyata tersebut. Produser Andi Suryanto memuji keberanian Mawar dalam menerima tantangan ini, menyatakan bahwa Mawar adalah pilihan pertama untuk memerankan Shella karena kemampuannya memenuhi visi tersebut.

Fenomena aktor Indonesia yang rela mengubah penampilan secara drastis demi peran bukanlah hal baru, namun semakin menunjukkan peningkatan standar profesionalisme di industri perfilman nasional. Sebelumnya, aktor seperti Jessica Mila menurunkan 10 kilogram berat badan untuk film "Imperfect", Reza Rahadian menjalani prosthetic makeup panjang untuk "Habibie & Ainun 3", dan Bio One tampil sangat kurus dan botak untuk memerankan mendiang Gepeng di "Srimulat Hil yang Mustahal". Dedikasi Mawar de Jongh ini menempatkannya dalam jajaran aktor yang mengadopsi elemen method acting, mendorong batas-batas akting konvensional dan memberikan dimensi baru pada penghayatan karakter. Langkah ini tidak hanya meningkatkan kredibilitas akting Mawar secara individu tetapi juga memperkaya kualitas sinema Indonesia secara kolektif, menarik perhatian penonton dan kritikus terhadap karya-karya yang menuntut integritas artistik tinggi. Film ini, yang diadaptasi dari kisah viral di media sosial yang telah ditonton lebih dari 300 juta kali, berhasil menyentuh emosi penonton, dengan banyak laporan mengenai respons haru selama penayangannya di bioskop. Hal ini mengindikasikan bahwa totalitas para pemain mampu menyampaikan pesan cinta, kehilangan, dan ketabahan secara efektif kepada khalayak luas.