Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Razan Zu: Gairah Aktingnya Terukir Abadi di 'Pencarian Terakhir

2025-12-21 | 20:58 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-21T13:58:59Z
Ruang Iklan

Razan Zu: Gairah Aktingnya Terukir Abadi di 'Pencarian Terakhir

Aktor muda Razan Zu secara tegas mengukuhkan dedikasinya di dunia akting melalui perannya sebagai Raka dalam film horor-misteri "Pencarian Terakhir", yang mulai tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 28 Agustus 2025. Peran ini menjadi bukti nyata ketekunannya setelah melalui perjalanan berliku dan serangkaian penolakan casting selama beberapa tahun terakhir.

Film "Pencarian Terakhir" sendiri merupakan sekuel dari film berjudul sama yang dirilis pada tahun 2008, disutradarai oleh Affandi Abdul Rachman. Dalam versi 2025 ini, Razan Zu memerankan Raka, kekasih Drupadi (diperankan oleh Adzana Ashel), seorang remaja yang bertekad mencari ibunya yang hilang di Gunung Sarangan. Karakter Raka digambarkan Razan sebagai sosok yang bertanggung jawab, logis, dan penuh perhatian, seorang "gentlemen terhadap orang yang dia sayang".

Perjalanan Razan Zu dalam industri hiburan tidak instan. Ia pertama kali masuk industri melalui iklan pada tahun 2021, kemudian menghadapi banyak penolakan saat mengikuti audisi film antara tahun 2021 hingga 2022. Kegigihan mengantarkannya pada peran kecil di FTV pada awal 2024, diikuti oleh penampilan di film "Petaka Gunung Gede" (2025), sebelum akhirnya mendapatkan kepercayaan di "Pencarian Terakhir".

Kecintaannya pada akting berakar dari kegemarannya menonton film, yang baginya merupakan medium pembelajaran dan berbagi emosi. "Aku cinta banget sama akting," ungkap Razan Zu, menegaskan bahwa ia masih sangat penasaran dengan berbagai karakter yang bisa ia mainkan. Ia bahkan menyatakan keinginannya untuk memerankan karakter ekstrem seperti psikopat, waria, atau individu yang hidup, karena melihat tantangan unik dalam setiap peran.

Peran ini tidak hanya menandai titik balik kariernya, tetapi juga menempatkannya sebagai salah satu talenta baru yang patut diperhitungkan di kancah perfilman Indonesia. Dedikasi Razan terhadap eksplorasi karakter dan komitmennya terhadap seni peran memberikan perspektif tentang bagaimana talenta muda dari berbagai latar belakang, termasuk media sosial sebagai TikToker dan model, dapat menemukan jalannya menuju layar lebar. Keberaniannya menempuh jalur yang tidak mudah, dari audisi berulang hingga peran signifikan, menjadi inspirasi bagi calon aktor lain yang menghadapi tantangan serupa.

Implikasi jangka panjang dari keberhasilan Razan Zu di "Pencarian Terakhir" berpotensi membuka pintu bagi peran-peran yang lebih kompleks dan beragam, mendorongnya untuk terus menantang batasan aktingnya. Hal ini juga memperkaya lanskap perfilman nasional dengan talenta baru yang memiliki visi jelas terhadap seni peran, serta mampu beradaptasi dengan tuntutan pasar hiburan yang dinamis. Penampilannya di film sekuel ini akan menjadi tolok ukur penting bagi perkembangan karier aktingnya di masa depan.