
"Pesugihan Sate Gagak" menjanjikan pengalaman sinematik yang segar dan "anti-mainstream" dengan merilis teaser yang unik, jauh dari potongan adegan dramatis horor yang biasa. Teaser film horor komedi ini menampilkan format iklan palsu yang kocak, menyoroti trio komedian Ardit Erwandha, Yono Bakrie, dan Benedictus Siregar sebagai penjual sate gagak di pinggir jalan. Dalam video berdurasi satu menit, ketiganya dengan percaya diri namun diliputi rasa takut mempromosikan dagangan mereka, sementara hantu-hantu terlihat lahap menyantap sate tersebut.
Aoura Lovenson, produser film, mengungkapkan bahwa konsep nyeleneh ini memang disengaja sejak awal untuk menghadirkan sesuatu yang segar dan tidak biasa. Menurutnya, teaser ini bukan sekadar pengenalan film, melainkan juga cara untuk memberikan ruang tawa di tengah situasi sosial politik yang memanas, menjadi pelarian sejenak dari penat. Film ini direncanakan tayang di bioskop mulai 13 November 2025.
Selain teaser, poster perdana "Pesugihan Sate Gagak" juga sukses memancing tawa sekaligus kengerian, menampilkan trio kocak itu berpose ketakutan di balik sundel bolong yang justru memegang uang untuk membeli sate gagak. Perpaduan horor dan humor ini disebut Aoura Lovenson sebagai pereda stres dari tantangan hidup dan berita buruk.
Film ini merupakan hasil kolaborasi Cahaya Pictures dan Base Entertainment, didukung oleh PK Films, Laspro Media Sinema, IFI Sinema, dan Arendi. "Pesugihan Sate Gagak" mengisahkan tiga anak muda, Anto (Ardit Erwandha), Dimas (Yono Bakrie), dan Indra (Benidictus Siregar), yang terdesak masalah ekonomi dan tergoda menempuh jalan pesugihan sate gagak tanpa memahami syarat dan konsekuensinya. Mereka harus menangkap burung gagak, menyembelihnya, lalu menjual sate kepada makhluk halus di tengah malam dengan telanjang bulat sebagai bagian dari ritual. Para pelanggan gaib seperti genderuwo, pocong, dan kuntilanak, akan datang dan membayar mahal, mengubah hidup mereka menjadi mewah. Namun, ketergantungan makhluk halus pada sate gagak ini justru menjerumuskan ketiga sahabat itu ke dalam jerat yang mengerikan.
Disutradarai oleh Etienne Caesar dan Dono Pradana, film ini juga menampilkan Yoriko Angeline, Nunung, Arief Didu, Firza Valaza, dan Ence Bagus. Dono Pradana, yang juga seorang komika, menyatakan bahwa film ini terinspirasi dari kisah nyata ritual pesugihan yang tersebar secara lisan di berbagai daerah di Indonesia. Ia ingin menyampaikan bahwa hidup itu absurd melalui film ini. Ardit Erwandha sempat berbagi tantangan emosional saat syuting, meskipun suasana di lokasi dipenuhi tawa. "Pesugihan Sate Gagak" bertujuan untuk menjadi tontonan komedi ringan yang menghibur dan memberi ruang tawa bebas di tengah gempuran film horor yang penuh jumpscare.