Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Pengalaman Pertama Amanda Manopo Mendaki Gunung untuk Syuting Film 'Dusun Mayit' Terungkap

2025-12-26 | 00:29 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-25T17:29:16Z
Ruang Iklan

Pengalaman Pertama Amanda Manopo Mendaki Gunung untuk Syuting Film 'Dusun Mayit' Terungkap

Aktris Amanda Manopo mengalami pengalaman perdana mendaki gunung untuk proses syuting film horor terbarunya, "Dusun Mayit", di kawasan pegunungan Jawa Timur, sebuah tantangan fisik dan mental yang diakuinya sangat menguras tenaga. Pengalaman ini menandai transisi signifikan dalam karier Manopo yang sebelumnya banyak dikenal melalui peran dalam drama romantis dan sinetron. Film yang disutradarai Rizal Mantovani dan diproduseri Rocky Soraya dari Hitmaker Studios ini dijadwalkan tayang pada 31 Desember 2025.

Manopo, yang berperan sebagai Yuni, salah satu dari empat mahasiswa yang melakukan ekspedisi pendakian ke Gunung Welirang, mengungkapkan bahwa proses syuting tersebut adalah yang terberat dalam kariernya. Gunung Welirang, yang terletak di perbatasan Mojokerto, Pasuruan, dan Kota Batu, Jawa Timur, dikenal memiliki kisah misteri dan legenda mistis, bahkan sempat ditutup selama tiga tahun karena kasus pendaki hilang, dan dibuka kembali bertepatan dengan proses syuting film ini.

Selama pengambilan gambar di medan sulit Gunung Welirang dan Gunung Arjuno, Manopo serta kru dan pemain lainnya harus berhadapan dengan kondisi alam yang ekstrem, seperti tanpa fasilitas dasar seperti basecamp atau toilet. Ia menggambarkan bagaimana fisik dan psikis diuji secara maksimal, bahkan harus tidur di hutan dan beradaptasi dengan keterbatasan yang ada. "Ini pertama kali juga naik gunung, enggak tahu apakah ini akan jadi pengalaman terakhir juga untuk film ya," ujar Amanda di Jakarta Selatan, Selasa, 23 Desember, seraya menambahkan bahwa ia merasa "kapok" untuk mendaki gunung lagi setelah pengalaman ini. Meskipun demikian, ia memandang pengalaman tersebut sebagai bagian tak terlupakan dari perjalanan profesionalnya.

Film "Dusun Mayit" diadaptasi dari thread viral karya JeroPoint, mengisahkan petualangan mistis empat mahasiswa yang berubah menjadi mimpi buruk setelah salah satu dari mereka, Nita, menemukan sesajen dan jatuh ke telaga, memicu serangkaian kejadian supranatural yang menjebak mereka di sebuah desa misterius. Produser Rocky Soraya menyatakan bahwa produksi film ini didukung riset mendalam mengenai folklore dan kisah mistis Gunung Welirang, meskipun tidak semua adegan diambil langsung di lokasi asli demi keselamatan.

Keterlibatan Manopo dalam proyek ini menyoroti tren peningkatan tuntutan fisik dalam industri perfilman horor Indonesia, yang semakin mengedepankan otentisitas lokasi dan pengalaman aktor. Perannya sebagai Yuni, seorang karakter introvert dengan rasa ingin tahu tinggi, meski memiliki beberapa kesamaan, juga memiliki perbedaan signifikan dengan kepribadian Manopo, menjadikannya sebuah tantangan akting yang kompleks. Perpindahan Manopo dari genre drama ke horor fisik semacam ini tidak hanya menunjukkan keserbagunaan aktingnya, tetapi juga dapat menjadi indikator adaptasi industri terhadap preferensi penonton yang mencari pengalaman sinematik yang lebih imersif dan mendalam. Dedikasi para aktor dalam menghadapi kondisi syuting ekstrem di alam terbuka diharapkan mampu memberikan kedalaman dan realisme yang lebih kuat pada narasi horor berbalut budaya lokal yang diusung "Dusun Mayit".