Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Nidji Gemparkan Wisuda dengan Petuah Berharga, Momen Penuh Inspirasi

2025-12-25 | 18:03 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-25T11:03:59Z
Ruang Iklan

Nidji Gemparkan Wisuda dengan Petuah Berharga, Momen Penuh Inspirasi

Band Nidji mencuri perhatian publik dengan penampilan kejutan sekaligus penuh emosi pada acara Wisuda Universitas Mercu Buana (UMB) Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD pada 23 Desember 2025. Selain membawakan lagu-lagu hits seperti "Laskar Pelangi", "Arti Sahabat", "Biarlah", dan "Hapus Aku", Nidji juga menyampaikan petuah inspiratif kepada ribuan wisudawan. Momen ini memperlihatkan pergeseran dalam acara seremonial akademik, di mana kehadiran figur publik non-akademik semakin diintegrasikan untuk memberikan semangat dan perspektif tambahan bagi para lulusan.

Penampilan Nidji di tengah upacara wisuda tersebut bukan sekadar hiburan, melainkan juga sebuah platform untuk menyampaikan pesan moral. Meskipun kutipan spesifik dari anggota Nidji mengenai petuah mereka tidak dirinci secara langsung dalam liputan yang tersedia, narasi umum menyebutkan bahwa Nidji menyampaikan "pesan inspiratif tentang perjuangan meraih mimpi bagi para lulusan baru". Konteks ini sejalan dengan tema yang diangkat oleh Rektor UMB, Prof. Dr. Andi Adriansyah, M.Eng., yang dalam pidatonya menekankan bahwa wisuda bukanlah akhir dari pendidikan, melainkan permulaan dari pembelajaran berkelanjutan di tengah disrupsi digital. Prof. Andi Adriansyah menggarisbawahi bahwa dunia kerja saat ini menuntut individu yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga berintegritas, adaptif, dan mampu berkolaborasi, serta memiliki kemampuan untuk belajar ulang dan beradaptasi dengan cepat. Pesan ini, yang diperkuat dengan nilai-nilai integritas, inovasi, dan harmoni sebagai DNA institusi UMB, memberikan kerangka yang kuat terhadap jenis dorongan yang diharapkan bagi para lulusan.

Kehadiran band populer seperti Nidji dalam acara wisuda merefleksikan upaya institusi pendidikan untuk menjangkau mahasiswa dengan cara yang lebih relevan dan berkesan, melampaui formalitas akademik. Ini juga menunjukkan pengakuan terhadap peran seniman dalam membentuk narasi inspiratif bagi generasi muda. Fenomena ini, yang kian lazim di berbagai universitas, menunjukkan adanya pergeseran strategi dalam memotivasi lulusan. Daripada hanya mengandalkan figur otoritas tradisional, institusi kini memanfaatkan pengaruh budaya pop untuk menguatkan pesan tentang ketahanan, inovasi, dan pengejaran impian di era pasca-kelulusan. Hal ini berimplikasi pada bagaimana perguruan tinggi memandang acara wisuda sebagai lebih dari sekadar penyerahan gelar, melainkan sebagai momen transformatif yang diperkaya dengan inspirasi dari berbagai lapisan masyarakat. Integrasi elemen hiburan dengan pesan substansial dapat meningkatkan keterlibatan emosional wisudawan, membuat transisi mereka ke dunia profesional terasa lebih didukung dan bermakna.