Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Menguak 6 Fakta: ADOR Putus Kontrak Danielle, Ini Alasan Keluar dari NewJeans

2025-12-29 | 16:49 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-29T09:49:21Z
Ruang Iklan

Menguak 6 Fakta: ADOR Putus Kontrak Danielle, Ini Alasan Keluar dari NewJeans

Label K-pop ADOR pada Senin, 29 Desember 2025, secara resmi mengakhiri kontrak eksklusif dengan Danielle Marsh, salah satu anggota grup idola NewJeans, menyusul perselisihan hukum yang berlarut-larut antara agensi dan para anggota grup. Pengumuman ini menandai titik balik signifikan dalam saga hukum yang dimulai pada November 2024, ketika anggota NewJeans awalnya mengumumkan niat mereka untuk meninggalkan ADOR. Keputusan untuk mendepak Danielle didasarkan pada kesulitan baginya untuk melanjutkan sebagai anggota NewJeans dan artis di bawah agensi, menurut pernyataan ADOR yang dilaporkan oleh media Korea Selatan.

Perselisihan kontraktual ini berakar pada konflik manajemen yang lebih luas antara ADOR dan perusahaan induknya, HYBE, serta klaim bahwa mantan CEO ADOR, Min Hee-jin, dipaksa keluar dari perannya pada Agustus 2024. Menyusul kepergian Min, anggota NewJeans mempersoalkan validitas kontrak mereka, menuduh ADOR melanggar persyaratan dan bahwa kontrak eksklusif mereka secara efektif berakhir pada November 2024. Para anggota bahkan sempat melakukan kegiatan independen dan mengubah nama grup menjadi "NJZ" pada Februari 2025 sebelum dihentikan oleh perintah pengadilan.

Pada Oktober 2025, Pengadilan Distrik Pusat Seoul memutuskan mendukung ADOR, menolak upaya grup untuk mengakhiri kontrak lebih awal dan menegaskan bahwa NewJeans harus tetap terikat dengan ADOR hingga 2029. Setelah putusan pengadilan tersebut, anggota Haerin dan Hyein secara resmi mengumumkan kepulangan mereka ke agensi pada November 2025. ADOR kemudian mengonfirmasi bahwa Hanni juga akan kembali, sementara diskusi dengan Minji masih berlangsung untuk memperluas pemahaman bersama.

Namun, situasi untuk Danielle berbeda secara signifikan. ADOR menyatakan bahwa "ditentukan bahwa akan sulit baginya untuk melanjutkan sebagai anggota NewJeans dan artis ADOR, perusahaan memberitahukannya hari ini tentang pengakhiran kontrak eksklusifnya". Agensi juga menuduh bahwa Danielle telah melanggar kontrak eksklusif dengan menandatangani perjanjian yang bertentangan, terlibat dalam kegiatan hiburan independen, atau merusak reputasi dan kredibilitas ADOR dan NewJeans. ADOR menambahkan bahwa meskipun permintaan untuk koreksi telah diajukan, tidak ada tindakan yang diambil dalam batas waktu yang ditentukan, yang mengarah pada pemberitahuan pengakhiran. Lebih lanjut, ADOR berencana untuk menuntut pertanggungjawaban hukum terhadap salah satu anggota keluarga Danielle dan mantan CEO Min Hee-jin, menuduh mereka memiliki "tanggung jawab signifikan dalam menyebabkan perselisihan ini dan atas keterlambatan keberangkatan dan kembalinya NewJeans".

Pengakhiran kontrak Danielle menimbulkan ketidakpastian besar bagi masa depan NewJeans, yang sebelumnya diharapkan akan kembali sebagai grup beranggotakan lima orang setelah putusan pengadilan. NewJeans, yang debut pada 2022, dengan cepat menjadi salah satu grup K-pop paling populer, dikenal karena perpaduan nostalgia pop dan R&B tahun 1990-an dan awal 2000-an. Lagu-lagu seperti "Attention" dan "Hype Boy" mendorong mereka ke puncak ketenaran, sementara rilisan selanjutnya seperti "Ditto" dan "OMG" memperkuat jangkauan global mereka. Danielle secara khusus telah membangun profil individu yang kuat di sektor mewah, menjadi duta global untuk merek-merek seperti Omega, Burberry, Celine, dan YSL Beauty. Pengakhiran kontraknya berpotensi berdampak pada kemitraan mereknya dan jalur kariernya di masa depan.

Kasus ini menyoroti kompleksitas dan risiko tinggi dalam industri K-pop, di mana perselisihan kontrak dan perselisihan manajemen dapat menyebabkan perpecahan kelompok dan konsekuensi karier yang serius bagi para artis. Sementara ADOR menyatakan akan melakukan yang terbaik untuk menyelesaikan masalah ini secara damai dan memastikan NewJeans dapat kembali kepada penggemar sesegera mungkin, ketidakpastian tetap menyelimuti formasi dan arah grup di masa depan.