Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Main Hati: Irsyadillah Mantap Pilih Anak, Davina Karamoy Tersisih dari Prioritas

2025-12-29 | 07:54 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-29T00:54:02Z
Ruang Iklan

Main Hati: Irsyadillah Mantap Pilih Anak, Davina Karamoy Tersisih dari Prioritas

Serial WeTV Original Main Hati menghadirkan dilema moral mendalam yang menguji ikatan keluarga dan percintaan, ketika karakter Bana, diperankan Irsyadillah, secara dramatis membatalkan pernikahan kontraknya dengan Angela, yang dibintangi Davina Karamoy, demi memprioritaskan putri kandungnya, Kayla. Keputusan tak terduga ini, yang terjadi pada momen krusial menjelang akad nikah, menjadi titik balik signifikan yang memicu konsekuensi kompleks bagi seluruh karakter utama, terutama bagi Angela yang terancam kehilangan perusahaan startup-nya.

Latar belakang drama ini berpusat pada Angela Hariyadi, seorang CEO muda dari startup mode "Benang Asa" yang ambang kebangkrutan, terpaksa menyetujui pernikahan kontrak dengan Bana (Syahbana Arifin), seorang pelatih renang yang juga dililit masalah finansial, demi mendapatkan pinjaman dari ayahnya. Angela digambarkan sebagai sosok tangguh yang skeptis terhadap cinta akibat trauma masa lalu, sementara Bana, mantan atlet renang dengan sejarah kelam, memiliki ikatan kuat dengan putrinya, Kayla, yang diperankan oleh Alesha Fadillah. Dinamika hubungan antara Bana dan Angela, yang awalnya bersifat transaksional, perlahan berkembang menjadi kedekatan emosional. Kayla, anak Bana, menjadi katalisator penting dalam evolusi hubungan tersebut, membawa nuansa drama keluarga ke dalam premis kawin kontrak yang sudah kompleks.

Sebelumnya, Bana sempat setuju untuk menyerahkan Kayla kepada ibu mertuanya agar putrinya mendapatkan kehidupan yang lebih layak, sekaligus untuk melancarkan pernikahan kontraknya dengan Angela. Angela bahkan telah menyatakan kesediaannya untuk menjadi ibu sambung bagi Kayla. Namun, pada hari pernikahan yang seharusnya menyatukan Bana dan Angela, Bana mengalami perubahan hati yang radikal. Dengan menyadari tanggung jawabnya sebagai seorang ayah, ia memutuskan untuk membatalkan pernikahan dan memilih untuk kembali menjemput Kayla yang hendak berangkat ke Singapura bersama neneknya.

Keputusan mendadak ini tidak hanya menghancurkan pernikahan Bana dan Angela, tetapi juga menyeret Angela ke dalam masalah baru yang mengancam kelangsungan bisnisnya. Perjanjian Angela dengan karakter Vadel mensyaratkan bahwa jika Kayla terbukti adalah anak kandung Bana, maka Angela harus menyerahkan perusahaan Benang Asa kepada Vadel. Plot twist ini secara efektif mengubah fokus naratif dari romansa kawin kontrak menjadi eksplorasi yang lebih dalam tentang pengorbanan, prioritas keluarga, dan konsekuensi pilihan personal di tengah tekanan finansial dan emosional.

Implikasi dari keputusan Bana ini meluas melampaui hubungan personalnya dengan Angela. Insiden ini secara tajam menyoroti tema-tema universal seperti arti sebenarnya dari sebuah keluarga, peran pengasuhan, dan bagaimana ikatan biologis maupun emosional dapat membentuk pilihan hidup seseorang. Dari sudut pandang karakter Angela, ini adalah ujian terbesar bagi idealismenya sebagai CEO dan seorang perempuan mandiri, memaksanya menghadapi dilema antara mempertahankan bisnisnya dan menerima kenyataan pahit dari pilihan Bana. Bagi Bana, tindakannya adalah manifestasi dari penebusan diri dan komitmen terhadap putrinya, meskipun harus mengorbankan stabilitas finansial dan hubungan yang baru terbangun. Main Hati melalui alur ini menegaskan bahwa drama percintaan modern di Indonesia semakin berani mengeksplorasi konflik internal karakter yang berakar pada trauma masa lalu dan tanggung jawab yang kompleks. Serial ini terus tayang di WeTV setiap Jumat dan Sabtu pukul 18.00 WIB, dengan kelanjutan nasib Angela, Bana, dan Kayla yang masih menggantung, mengundang penonton untuk menantikan bagaimana konflik-konflik tersebut akan menemukan penyelesaiannya.