Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Kisah Sukses Film Pelajar SMA-SMK: Dari Sekolah Menuju Layar Bioskop Nasional

2025-12-11 | 20:01 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-11T13:01:43Z
Ruang Iklan

Kisah Sukses Film Pelajar SMA-SMK: Dari Sekolah Menuju Layar Bioskop Nasional

Fenomena film karya pelajar sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) yang berhasil menembus layar bioskop semakin menunjukkan geliat positif dalam industri perfilman nasional, menandai era baru bagi talenta-talenta muda. Prestasi ini bukan lagi sekadar impian, melainkan kenyataan yang kini kerap disaksikan di berbagai layar lebar.

Salah satu contoh terbaru yang menarik perhatian adalah kesuksesan siswa-siswi SMA dan SMK Budi Luhur, Ciledug, Kota Tangerang. Sebanyak delapan film, yang terdiri dari animasi dan film pendek, karya mereka berhasil tayang di XXI Bintaro Xchange Mall 2 pada 10 Desember 2025. Karya-karya tersebut meliputi judul-judul seperti "Satu Klik Ribuan Masalah", "Sekawan", dan "Asmara". Penayangan ini merupakan bagian dari program Proyek Kreatif Kewirausahaan (PKK) sekolah dan festival film internal mereka, Blue Vocation Creative Fest (BCF) 2025.

Kepala SMK Budi Luhur, Joko Waluyo, menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian ini, menegaskan bahwa karya-karya siswa bukan sekadar tugas sekolah, melainkan representasi nyata dari kerja keras, kedisiplinan, dan proses kreatif yang panjang. Ia menambahkan bahwa ide-ide cemerlang dari para calon pemimpin masa depan ini memiliki kualitas yang layak bersaing di industri kreatif profesional. Agus Fazriansyah, Kepala Jurusan Broadcast TV SMK Budi Luhur, menambahkan bahwa proses pembuatan film ini melibatkan brainstorming yang penuh perdebatan, syuting yang berulang kali, hingga proses editing yang melelahkan, yang semuanya terbayar saat karya mereka tayang di bioskop. Rencananya, BCF 2025 juga akan kembali mengadakan penayangan di CGV Transmart Graha pada 15 Desember 2025.

Fenomena ini sejatinya bukanlah hal yang sepenuhnya baru. Sebelumnya, pada tahun 2013, sebuah film animasi 3D karya anak SMK juga pernah diputar di 34 bioskop di Indonesia. Lebih lanjut, pada Maret 2023, sebanyak 30 film pendek hasil produksi siswa dan siswi SMP Muhammadiyah 2 (Muda) Surabaya turut diputar di bioskop CGV BG Junction Mall. Ini menunjukkan adanya potensi besar yang terus berkembang dari sineas-sineas muda di tingkat sekolah.

Dukungan terhadap sineas muda di Indonesia juga datang dari berbagai pihak. Kementerian Kebudayaan, misalnya, berupaya melestarikan cerita-cerita dari Indonesia melalui sinema dengan program seperti House of Indonesiana, yang merupakan program peningkatan kapasitas sineas muda. Program ini tidak hanya memberikan pelatihan teknis, tetapi juga penguatan rasa percaya diri untuk bersaing di kancah global. Selain itu, Telkomsel melalui MAXStream Studios juga aktif mendukung sineas muda lewat program "Secinta Itu Sama Sinema (SISS)" dan "Secinta Itu Sama Indonesia (SISI)". Program-program ini memfasilitasi dan mendampingi produksi film terpilih, bahkan berhasil membawa karya sineas muda ke festival film bergengsi seperti Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF), dan sebelumnya juga menembus festival internasional seperti Berlinale, Raindance, dan Busan. Kementerian Kebudayaan juga mendukung sineas muda Indonesia untuk tampil di kancah internasional, seperti di Busan International Film Festival (BIFF) 2025, melalui program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya.

Keberhasilan karya film anak SMA-SMK menembus bioskop menunjukkan bahwa talenta kreatif di kalangan pelajar memiliki kualitas yang patut diperhitungkan. Ini juga menjadi bukti nyata bahwa dengan wadah dan dukungan yang tepat, ide-ide cemerlang dari generasi muda mampu memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan industri perfilman Tanah Air.