Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

JELAJAHI JILF 2022: Surga Buku & Kreasi Komunitas dalam Satu Acara

2025-12-19 | 18:14 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-19T11:14:56Z
Ruang Iklan

JELAJAHI JILF 2022: Surga Buku & Kreasi Komunitas dalam Satu Acara

Jakarta International Literary Festival (JILF) 2022 sukses digelar oleh Komite Sastra Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, mulai tanggal 22 hingga 26 Oktober 2022. Festival literasi tahunan ini kembali hadir secara luring setelah tiga tahun absen akibat revitalisasi TIM dan pandemi COVID-19, mengusung tema "Kota Kita di Dunia Mereka: Kewargaan, Urbanisme, Globalisme" (Our City in Their World: Citizenship, Urbanism, Globalism).

JILF 2022 menjadi wadah penting untuk memfasilitasi dialog sastra dan budaya, dengan tujuan utama untuk melihat secara kritis bagaimana kesusastraan beroperasi di dunia serta membuka sekat-sekat yang membatasi sastra antarnegara, khususnya dari kawasan Selatan. Ketua Dewan Kesenian Jakarta, Danton Sihombing, menyatakan harapannya agar JILF dapat menjadi ruang pertukaran gagasan dan diplomasi budaya sastra, sekaligus menjadikan Jakarta sebagai jembatan dialog sastra dunia.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas sejak malam pembukaan, yang menunjukkan kerinduan publik terhadap acara kesenian langsung. Direktur Eksekutif JILF 2022, Avianti Armand, menjelaskan bahwa festival ini berupaya melibatkan sebanyak mungkin warga, tidak hanya dengan mengundang penulis dari dalam dan luar negeri, tetapi juga melalui partisipasi aktif komunitas dan kolektif yang menggerakkan kehidupan sastra di kota.

Selama lima hari perhelatan, JILF 2022 menghadirkan 41 program acara yang berlangsung dari pagi hingga malam. Rangkaian kegiatan tersebut mencakup diskusi, pasar buku, pembacaan karya, dongeng anak, gerai kopi, pameran, hingga pertunjukan teater dan musik.

Bazar buku menjadi salah satu daya tarik utama, menyediakan ruang bagi para penerbit dan pegiat literasi untuk bertemu langsung dengan pembaca. Selain itu, partisipasi aktif dari 11 komunitas menjadi inti kemeriahan JILF 2022. Komunitas-komunitas ini tidak hanya meramaikan acara tetapi juga menyajikan program-program kolaboratif, memperkuat hubungan antara kota dan sastra, serta menunjukkan bagaimana sastra dapat menjadi sumber inspirasi bagi kehidupan kota yang dinamis. Avianti Armand menyebutkan bahwa JILF 2022 melibatkan 25 penulis sebagai narasumber dan 11 komunitas yang turut meramaikan festival.

Pembukaan JILF 2022 secara resmi dilakukan oleh Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, Hilmar Farid, yang juga menyampaikan pidato kunci bersama Abidin Kusno. Hilmar Farid memandang keterhubungan antara sastra dan kota memiliki kedudukan yang istimewa, saling bersaudara, terkadang akrab, terkadang bermusuhan. Ketua Komite Sastra DKJ, Hasan Aspahani, berharap JILF dapat mengajak publik untuk meninjau keberadaan manusia dan keterhubungannya dengan kota, menjadikan komunitas sebagai hal penting dalam menerjemahkan kota dalam literasi dan sastra. Malam pembukaan juga dimeriahkan dengan pertunjukan musik dari grup Efek Rumah Kaca.