:strip_icc()/kly-media-production/medias/5457515/original/009949700_1767003799-My_Daughter_Left_The_Nest-_Main_KV_-_KV_Master_Landscape.jpg)
Platform streaming lokal Vidio kini menayangkan seri anime fantasi petualangan "My Daughter Left the Nest and Returned an S-Rank Adventurer", menawarkan narasi hangat tentang ikatan keluarga di tengah dunia monster dan sihir kepada penonton Indonesia. Akuisisi judul ini menandai langkah strategis Vidio dalam memperkaya kategori "Jejepangan" mereka, bersaing di pasar over-the-top (OTT) yang semakin kompetitif di Asia Tenggara.
Serial anime yang diadaptasi dari novel ringan karya Mojikakiya ini pertama kali tayang di Jepang dari Oktober hingga Desember 2023. Ceritanya berpusat pada Belgrieve, seorang mantan petualang yang kehilangan kakinya dan terpaksa pensiun, yang kemudian menemukan dan membesarkan seorang bayi perempuan terlantar bernama Angeline. Angeline tumbuh menjadi petualang peringkat S yang disegani, namun tujuan utamanya bukanlah ketenaran atau kekayaan, melainkan kerinduan untuk kembali bertemu ayahnya. Vidio mencatat anime ini memiliki 13 episode, menyoroti perjalanan Angeline yang penuh kerja keras, cobaan, ikatan persahabatan, dan pertarungan melawan musuh kuat.
Penayangan "My Daughter Left the Nest and Returned an S-Rank Adventurer" oleh Vidio mencerminkan strategi platform tersebut untuk menarik demografi penggemar anime yang signifikan di Indonesia. Data terbaru menunjukkan bahwa 48% pengguna OTT di Indonesia menonton kartun atau anime, menegaskan posisi anime sebagai genre populer di kalangan audiens lokal. Pasar animasi di Indonesia sendiri mengalami pertumbuhan substansial, didorong oleh peningkatan permintaan konten di berbagai platform streaming. Vidio sendiri berada di peringkat kedua platform OTT teratas di Indonesia pada paruh pertama tahun 2024, dengan pangsa 29%, setelah Netflix yang memimpin dengan 65%. Persaingan semakin ketat dengan kehadiran pemain global seperti Crunchyroll yang juga aktif memperluas layanannya di Indonesia dengan menambahkan lebih dari 100 judul berbahasa Indonesia dan fitur simulcast.
Narasi "My Daughter Left the Nest and Returned an S-Rank Adventurer" secara tematis mengeksplorasi nilai-nilai kekeluargaan yang mendalam, di mana kasih sayang seorang ayah menjadi motivasi utama di balik pencapaian luar biasa seorang anak. Hal ini memberikan konteks relevan di tengah tren anime fantasi yang kerap didominasi oleh elemen isekai atau petualangan solo. Keputusan Vidio untuk menghadirkan judul ini mengindikasikan upaya untuk menyajikan konten yang tidak hanya populer secara genre, tetapi juga memiliki daya tarik emosional yang kuat, berpotensi menjangkau penonton yang lebih luas dari sekadar penggemar anime garis keras.
Implikasi dari akuisisi konten semacam ini bagi Vidio adalah potensi untuk memperkuat basis pelanggan, khususnya di segmen "Jejepangan" yang memiliki loyalitas tinggi. Dengan menawarkan judul yang relatif baru dan menampilkan premis unik mengenai hubungan ayah-anak, Vidio dapat membedakan diri dari kompetitor lain yang mungkin fokus pada judul-judul mainstream atau genre yang berbeda. Seiring dengan pertumbuhan pasar streaming di Indonesia yang diperkirakan akan terus meningkat, kemampuan platform untuk menghadirkan konten yang spesifik dan menarik akan menjadi kunci dalam mempertahankan dan meningkatkan pangsa pasar.
Ke depan, strategi kurasi konten oleh platform seperti Vidio akan terus beradaptasi dengan preferensi penonton lokal yang dinamis. Kemampuan untuk mengidentifikasi dan mengamankan hak siar untuk anime yang menawarkan perspektif segar atau menyoroti tema universal seperti keluarga, bahkan jika tidak sepopuler waralaba besar, dapat menjadi faktor penentu keberhasilan jangka panjang di lanskap media digital Indonesia yang terus berkembang.