Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Inara Rusli Seret Insanul Fahmi ke Meja Hijau Atas Dugaan Penipuan

2025-12-01 | 22:03 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-01T15:03:56Z
Ruang Iklan

Inara Rusli Seret Insanul Fahmi ke Meja Hijau Atas Dugaan Penipuan

Inara Rusli, melalui kuasa hukumnya, resmi melaporkan Insanul Fahmi ke Polda Metro Jaya pada Senin, 1 Desember 2025, atas dugaan tindak pidana penipuan. Laporan tersebut dilayangkan Inara karena merasa ditipu terkait status pernikahan Insanul Fahmi yang mengaku lajang atau duda sebelum menikah siri dengannya pada Agustus 2025 silam. Kuasa hukum Inara, Hamrin Saragih, menjelaskan bahwa pihaknya menduga Insanul Fahmi, yang mereka sebut dengan inisial IF, telah melakukan tipu muslihat. Inara Rusli mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada pukul 15.30 WIB dan baru keluar sekitar pukul 18.30 WIB setelah menyelesaikan proses pelaporan. Dalam laporannya, Inara melampirkan sejumlah bukti, termasuk dokumen yang diserahkan Insanul Fahmi kepadanya yang menyatakan statusnya sebagai pria lajang. Laporan ini didasarkan pada Pasal 378 KUHP tentang tindak pidana penipuan. Hamrin Saragih berharap laporan tersebut dapat diproses secara maksimal oleh pihak kepolisian dan menemukan titik terang agar tidak ada lagi persoalan yang menimbulkan kegaduhan.

Kasus dugaan penipuan ini merupakan babak baru dalam serangkaian polemik yang melibatkan Inara Rusli dan Insanul Fahmi. Sebelumnya, pada 22 November 2025, Inara Rusli dan Insanul Fahmi dilaporkan oleh Wardatina Mawa, istri sah Insanul Fahmi, ke Polda Metro Jaya atas dugaan perzinaan. Wardatina Mawa diketahui menghubungi Inara Rusli melalui direct message Instagram pada 19 Oktober 2025 untuk memberitahu status pernikahan Insanul Fahmi. Inara juga sempat melaporkan penyebaran rekaman CCTV di kediamannya ke Bareskrim Polri pada 26 November 2025, terkait kasus dugaan perzinaan tersebut. Insanul Fahmi sendiri dikenal sebagai pengusaha muda berusia 25 tahun asal Medan yang memiliki berbagai lini bisnis di sektor kuliner, ekspor digital, teknologi berkelanjutan, hingga co-working space, dengan estimasi kekayaan mencapai miliaran rupiah.