
Pameran Indonesian Contemporary Art and Design (ICAD) ke-12 yang bertajuk "Fragmenting Yesterday, Reshaping Tomorrow" telah sukses digelar dari 19 Oktober hingga 27 November 2022 di Grandkemang Hotel, Jakarta Selatan. Acara bergengsi ini, yang diinisiasi oleh Yayasan Design+Art Indonesia, menjadi platform tunggal di Indonesia yang memadukan hiburan, desain, seni, teknologi, dan industri perhotelan, sekaligus menampilkan kekayaan kearifan lokal secara kontemporer. Tema "Fragmenting Yesterday, Reshaping Tomorrow" diangkat sebagai respons terhadap pandemi COVID-19, mengajak para pelaku kreatif dan pengunjung untuk merefleksikan masa lalu dan menatap berbagai kemungkinan di masa depan.
Pameran ini dikuratori oleh dua kurator muda, Amanda Ariawan dan Prananda L. Malasan, dan menampilkan 59 pelaku kreatif multidisiplin, termasuk seniman, desainer, arsitek, fotografer, pematung, dan kreator lainnya. Karya-karya yang dipamerkan terbagi dalam lima kategori utama: Collaborations, Open Submission, Featured, In Focus, dan Special Appearance, dengan partisipasi tiga seniman mancanegara dari Prancis, Inggris, dan Rusia dalam kategori Open Submission.
Keragaman karya seni yang disajikan begitu memukau, mulai dari instalasi monumental hingga karya-karya yang mengangkat isu sosial. Di bagian fasad Grandkemang Hotel, pengunjung disambut dengan dua patung karya maestro I Nyoman Nuarta, salah satunya menggambarkan mobil tua yang menyimpan kenangan pribadi sang seniman. Di dalam, Mella Jaarsma menghadirkan karya yang dapat diaktivasi melalui seni performans, serta lima model mengenakan busana dari kulit kayu yang digantung anggun dari langit-langit hotel. Sentuhan artistik juga terlihat pada troli koper yang disulap menjadi lebih artistik oleh kolaborasi Eddhie Hara, Rebellionik, dan Onxideastudi. Lobi hotel dihiasi dengan wayang robot raksasa ciptaan Heri Dono, menambah kesan megah dan kontemporer.
Beberapa instalasi interaktif menarik perhatian, seperti "Terkoneksi Terisolasi, Terisolasi Terkoneksi" oleh Arafura Media Design. Karya ini menggunakan video mapping, augmented reality (AR), dan sistem interaktif untuk mengajak pengunjung menyadari pentingnya koneksi dengan diri sendiri dan orang sekitar. Adhi Nugraha menghadirkan "Cow Dung Wasteland's Transformation," sebuah instalasi yang mengubah dan mendaur ulang kotoran sapi menjadi produk siap pakai kebutuhan sehari-hari, menyoroti isu keberlanjutan.
Topik sejarah dan budaya juga banyak dieksplorasi. Krishnamurti Suparka "bermain-main" dengan arkeologi kontemporer dalam karyanya "The Hotel," mengumpulkan objek, artefak, dan cetakan foto yang terkait dengan operasi Grandkemang Hotel dari tahun 1974-2022 untuk memantik kritik terhadap proses empiris dalam konteks sejarah. Kolaborasi Playo dan desainer interior Ilhamia Nuantika melalui "Rongga" mengeksplorasi ruang tinggal modern dengan pendekatan biophilic design. Dari sisi yang lebih personal, Haiza Putti mempersembahkan "Kota Ibu, Tempat Para Ibu Mengadu Nasib," sebuah lukisan patung yang mengangkat kisah para pekerja rumah tangga, khususnya Mbak Warsiti, dan menyuarakan harapan akan hak dan kewajiban mereka di masa depan. Muhammad Fadli, Fatris MF, dan Jordan Marzuki menyajikan instalasi "The Banda Journal" yang mengangkat topik eksploitasi rempah dan peninggalan kolonial di Pulau Banda. Sementara itu, Titarubi dalam kategori "In Focus" menampilkan karya "History is written by the victors" dan "Bahtera Gajah Mina," yang mengulas penemuan relief kapal bercadik di Candi Borobudur sebagai maket desain kapal.
ICAD 2022 juga menunjukkan kepedulian terhadap aksesibilitas dengan menampilkan karya seperti "Tactogram" yang mendukung tunanetra dan "Tab Space" hasil kolaborasi seniman muda dan ilustrator penyandang disabilitas. Selain pameran utama, ICAD 12 juga menyelenggarakan berbagai program pendamping seperti lokakarya dan design talk, serta program #KEMANG12730 yang menginisiasi kawasan Kemang sebagai pusat desain dan seni di Jakarta, dengan lebih dari 50 lokasi di Kemang yang berpartisipasi dalam pameran, lokakarya, peluncuran produk, dan pasar akhir pekan.
Pembukaan ICAD ke-12 ini turut dimeriahkan oleh kehadiran Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, dan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Andika Permata. ICAD 2022 juga merupakan salah satu dari 110 agenda Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menegaskan posisinya sebagai acara budaya yang signifikan dan mendukung perekonomian kreatif Indonesia.