
Sejumlah bintang terkemuka Korea Selatan membanjiri perhelatan perdana Frieze Seoul 2022 di pusat konvensi COEX, Distrik Gangnam, Seoul, pada 2-5 September 2022, menarik perhatian global dan menandai persimpangan signifikan antara gelombang budaya Hallyu dengan pasar seni internasional yang tengah berkembang pesat di Korea Selatan. Kehadiran aktor dan musisi ternama ini, termasuk bintang "Squid Game" Lee Jung-jae dan Lee Byung-hun, aktris peraih Oscar Youn Yuh-jung, anggota BTS RM dan J-Hope, serta penyanyi Psy, secara langsung mengamplifikasi sorotan terhadap acara tersebut, mengubah pameran seni rupa menjadi sebuah fenomena budaya populer.
Frieze Seoul, edisi kelima dari pameran seni global bergengsi, memilih Seoul sebagai tuan rumah perdananya di Asia, bersamaan dengan Korea International Art Fair (KIAF Seoul) ke-21. Keputusan ini didasari oleh status Seoul sebagai pusat dengan "seniman, galeri, museum, dan koleksi luar biasa" serta pengaruh besar budaya Korea di seluruh dunia, mencakup musik, film, mode, dan seni. Perhelatan ini hadir di tengah lonjakan pasar seni Korea Selatan yang mencapai titik tertinggi dalam sejarah pada tahun 2022, melampaui 1 triliun won Korea (sekitar 782 juta dolar AS atau 812 juta dolar AS) dalam total penjualan, meningkat 37,2 persen dari 756,3 miliar won pada tahun 2021. Pertumbuhan ini sebagian besar didorong oleh peningkatan likuiditas pasar dan masuknya pembeli individu baru, terutama generasi milenial dan Gen Z, yang tertarik pada seni sebagai investasi maupun estetika.
Para selebritas memainkan peran krusial dalam menarik perhatian publik, termasuk kolektor muda yang sebelumnya mungkin kurang terhubung dengan dunia seni rupa tradisional. Victoria Siddall, direktur dewan Frieze, menyatakan kegembiraannya melihat Seoul menjadi lokasi pameran baru ini, menyoroti semangat kolaborasi dengan Asosiasi Galeri Korea yang dinilai tepat untuk saat ini. Simon Fox, CEO Frieze, menegaskan bahwa pilihan Seoul adalah keputusan yang "mudah" karena "budaya Korea memiliki dampak besar di seluruh dunia." Kehadiran nama-nama besar dari industri hiburan Korea, yang dikenal secara global melalui Hallyu, secara efektif menjembatani kesenjangan antara budaya populer dan seni tinggi, memperluas daya tarik pasar seni melampaui lingkaran kolektor tradisional.
Meskipun pasar seni Korea mengalami penyesuaian dan perlambatan pada tahun-tahun berikutnya akibat tantangan ekonomi global dan pelemahan nilai won, momentum yang dibangun oleh Frieze Seoul 2022 telah membentuk fondasi yang kuat. Acara tersebut tidak hanya menegaskan posisi Seoul sebagai pusat seni global yang penting di Asia, tetapi juga menunjukkan bagaimana sinergi antara Hallyu dan dunia seni dapat menciptakan ekosistem budaya yang dinamis dan berkelanjutan. Integrasi ini mendorong minat kolektor yang lebih muda dan lebih beragam, yang tidak hanya mencari nilai estetika tetapi juga narasi budaya otentik dari para seniman.