
Panggung sinema Indonesia semakin diramaikan dengan kehadiran para komika yang tidak hanya piawai melucu di atas panggung tunggal, tetapi juga semakin aktif menginvasi layar lebar. Fenomena ini telah memberikan warna baru pada industri film nasional, terutama genre komedi, dengan kontribusi yang signifikan baik di depan maupun di belakang kamera.
Salah satu bukti nyata dominasi para komika adalah kesuksesan luar biasa film "Agak Laen" yang dirilis pada tahun 2024. Film ini berhasil menjadi salah satu film komedi Indonesia terlaris sepanjang masa, memecahkan rekor dengan lebih dari 9,1 juta penonton. "Agak Laen" benar-benar menjadi "filmnya para komika" karena disutradarai oleh Muhadkly Acho, diproduseri oleh Ernest Prakasa, dan dibintangi oleh kuartet Bene Dion, Indra Jegel, Oki Rengga, dan Boris Bokir. Kehadiran mereka membuktikan bahwa film komedi tidak harus selalu mengandalkan aktor berwajah tampan untuk menarik penonton.
Tren ini tidak berhenti di "Agak Laen", tetapi terus berlanjut dengan berbagai proyek film yang melibatkan komika. Ernest Prakasa, misalnya, dikenal sebagai komika multitalenta yang sukses sebagai aktor, sutradara untuk film-film seperti "Cek Toko Sebelah 2" dan "Susah Sinyal", serta produser di balik layar. Bene Dion juga telah menyutradarai film-film populer seperti "Ngeri-Ngeri Sedap" dan "Ganjil Genap", menegaskan perannya yang berkembang di industri perfilman.
Beberapa judul lain yang telah atau akan menghadirkan para pelawak tunggal ini juga patut disorot. Film drama-komedi "Suka Duka Tawa" yang dijadwalkan tayang pada 8 Januari 2026, akan menawarkan sudut pandang intim kehidupan seorang komika perempuan. Film ini akan diperkuat oleh jajaran aktor dan komika seperti Bintang Emon, Gilang Bhaskara, Arif Brata, dan Abdel Achrian. Kemudian, ada juga "Modal Nekat" yang tayang di bioskop pada Desember 2024 dan akan kembali tayang pada 2025, turut menampilkan komika Fatih Unru.
Untuk proyek masa depan, rumah produksi Imajinari, yang didirikan oleh Ernest Prakasa, akan menghadirkan film aksi komedi "Operasi Pesta Pora" pada tahun 2026. Komika Abdur Arsyad juga akan memulai debutnya sebagai sutradara dan penulis naskah untuk film "Orang Pintar". Tidak hanya itu, Bene Dion juga sedang mempersiapkan film musikal bernuansa budaya Batak yang akan tayang pada tahun yang sama.
Selain film layar lebar, para komika juga menunjukkan eksistensi mereka di platform digital melalui serial. "LOL Indonesia: Yang Ketawa Kalah", sebuah serial adaptasi dari format internasional, mempertemukan sepuluh komedian kenamaan Indonesia, termasuk Indra Jegel, Marshel Widianto, dan Pandji Pragiwaksono sebagai pemandu, yang tayang perdana pada 11 Juli 2024 di Prime Video.
Muhadkly Acho, yang menyutradarai "Agak Laen", berpendapat bahwa komika telah memberikan pengaruh signifikan terhadap industri film, baik dari segi produktivitas maupun warna komedi. Perolehan penonton film komedi yang melibatkan komika dapat menjadi salah satu parameter untuk menilai seberapa besar peran mereka di kancah perfilman Indonesia. Dari panggung stand-up comedy hingga kursi sutradara, para komika telah membuktikan bahwa tawa mereka memiliki kekuatan untuk memikat hati penonton dan mengubah wajah industri film Indonesia.