:strip_icc()/kly-media-production/medias/5095428/original/082223900_1736929242-Tuai_Sorotan__Staf_ADOR_Rekam_Bekas_Asmara_NewJeans_Pakai_Kamera_Tubuh6.jpg)
Belift Lab, agensi yang menaungi grup idola K-pop ILLIT, telah secara resmi mengajukan gugatan perdata terhadap Team Bunnies, sebuah kelompok penggemar NewJeans, menuntut ganti rugi sebesar 100 juta won atau sekitar Rp 1,13 miliar. Gugatan ini diajukan ke Pengadilan Distrik Barat Seoul pada 11 Desember 2025, menyoroti tuduhan pencemaran nama baik terkait klaim plagiarisme ILLIT terhadap NewJeans.
Dalam gugatannya, Belift Lab menyatakan bahwa operator Team Bunnies secara terus-menerus menyebarkan klaim palsu yang menuduh ILLIT menjiplak NewJeans, yang mengakibatkan kerugian reputasi dan finansial bagi grup dan agensi. Belift Lab juga mempermasalahkan dugaan akuisisi dan pengungkapan dokumen perencanaan internal rahasia ILLIT secara daring oleh Team Bunnies. Pihak yang digugat adalah operator Team Bunnies, yang diidentifikasi sebagai individu di bawah umur, sehingga gugatan turut melibatkan orang tuanya sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pengawasan.
Team Bunnies, yang aktif di platform media sosial seperti X (sebelumnya Twitter), sebelumnya menyatakan diri sebagai kolektif profesional dari berbagai bidang seperti hukum, media, keuangan, dan budaya, yang bersatu mendukung NewJeans. Kelompok penggemar ini juga diketahui telah mengajukan pengaduan pidana terhadap eksekutif Belift Lab pada November 2024, setelah agensi tersebut secara publik menolak tuduhan plagiarisme. Tindakan ini digambarkan oleh Belift Lab sebagai langkah yang jahat dan tidak berdasar.
Lebih lanjut, Team Bunnies sempat menggelar kampanye penggalangan dana pada Oktober 2024, mengumpulkan lebih dari 50 juta won dalam delapan jam, dengan klaim bahwa dana tersebut akan digunakan untuk mengajukan pengaduan terhadap unggahan daring yang menyerang NewJeans. Namun, aktivitas penggalangan dana ini menjadi sorotan karena diduga melanggar Undang-Undang Pengumpulan dan Penggunaan Donasi Korea Selatan, yang mensyaratkan pendaftaran kepada otoritas setempat untuk donasi di atas 10 juta won. Insiden ini kemudian mengungkapkan bahwa operator kelompok tersebut adalah anak di bawah umur, ketika seorang afiliasi Team Bunnies dirujuk ke divisi anak di Pengadilan Keluarga Seoul pada Juli 2025.
Kontroversi plagiarisme ini merupakan bagian dari perselisihan yang lebih besar antara HYBE, perusahaan induk Belift Lab dan ADOR (agensi NewJeans). Sebelumnya, pada Mei 2024, Belift Lab juga telah melaporkan CEO ADOR, Min Hee Jin, atas tuduhan menghalangi bisnis dan pencemaran nama baik setelah ia mengklaim bahwa ILLIT sengaja meniru NewJeans. Namun, dalam putusan pengadilan terkait sengketa lain antara NewJeans dan ADOR, hakim menyatakan bahwa "sulit untuk mengakui bahwa ILLIT mereplikasi konsep NewJeans."
ILLIT sendiri debut pada tahun 2024 melalui acara realitas Korea Selatan "R U Next?" (2023) dan beranggotakan Yunah, Minju, Moka, Wonhee, dan Iroha. Sementara itu, NewJeans, yang terdiri dari Minji, Hanni, Danielle, Haerin, dan Hyein, debut pada tahun 2022. Kasus ini menandai babak baru dalam konflik yang melibatkan berbagai pihak dalam industri K-pop.