:strip_icc()/kly-media-production/medias/5454821/original/032959400_1766574675-Love_Me_-_kv.png)
Drama Korea Love Me, yang mengangkat narasi kompleks tentang cinta sunyi dan luka keluarga yang mendalam, mulai tayang di platform Vidio pada 19 Desember 2025. Serial berjumlah 19 episode ini mengisahkan perjalanan Seo Jun-kyung, seorang dokter kandungan sukses yang di balik citra profesionalnya, menyembunyikan kesepian ekstrem dan trauma masa lalu yang memilukan. Kisah ini berpusat pada upaya Seo Jun-kyung untuk berdamai dengan rahasia yang ia pikul sejak tujuh tahun lalu, ketika sebuah kecelakaan menghancurkan keluarganya, mendorongnya melarikan diri dari kenyataan.
Seo Jun-kyung, diperankan oleh aktris Seo Hyun-jin, menjadi cerminan individu modern yang bergelut dengan isolasi emosional. Plot drama ini terungkap saat ia bertemu Joo Do-hyun (Chang Ryul), seorang sutradara musik yang perlahan menembus dinding pertahanan emosional Jun-kyung. Interaksi mereka tidak hanya memicu romansa, tetapi juga membuka jalan bagi Jun-kyung untuk menghadapi rasa bersalah dan kesedihan yang tak terucapkan.
"Love Me" merupakan adaptasi dari serial televisi Swedia "Älska mig" dan diarahkan oleh sutradara Jo Young-min, dengan naskah yang ditulis oleh Park Eun-young dan Park Hee-kwon. Drama ini memperluas perspektifnya melampaui karakter utama, dengan menampilkan dinamika keluarga Seo Jun-kyung secara lebih luas, termasuk ayahnya Seo Jin-ho (Yoo Jae-myung) dan adiknya Seo Jun-seo (Lee Si-woo), masing-masing bergumul dengan dampak jangka panjang dari tragedi yang sama. Tema-tema seperti kesepian, kehilangan, dan pencarian makna hidup digambarkan secara sederhana namun menyentuh, membuat penonton mudah merasakan keterhubungan dengan karakter dan konflik yang disajikan.
Penayangan "Love Me" di Vidio menggarisbawahi tren yang berkembang dalam industri K-Drama, di mana eksplorasi isu-isu psikologis dan trauma keluarga menjadi semakin umum. Serial ini menambah daftar panjang drama Korea yang secara cermat menelisik kompleksitas kesehatan mental, seperti "It's Okay to Not Be Okay" atau "My Mister", yang telah terbukti mampu memberikan pemahaman lebih dalam tentang pengalaman manusia. Licensed Marriage and Family Therapist dan Certified Clinical Trauma Professional, Jeanie Y. Chang, menekankan bahwa K-Drama memiliki nilai terapeutik unik karena kemampuannya menghibur sambil menyelami kerumitan hubungan yang menyakitkan, mendorong penonton untuk merefleksikan kehidupan mereka sendiri.
Di Indonesia, popularitas K-Drama terus meningkat signifikan. Survei Jakpat pada akhir 2023 menunjukkan 73% responden Indonesia gemar menonton drama Korea. K-Drama mendominasi sebagai konten asal negara terbanyak ditonton (73%) pada platform Over-The-Top (OTT), mengungguli konten Indonesia (57%) dan berbahasa Inggris (48%). Platform seperti Vidio, Viu, dan Netflix menjadi saluran utama bagi penonton Indonesia untuk mengakses konten-konten ini. Kecenderungan ini menunjukkan bahwa penonton di Indonesia semakin mencari narasi yang tidak hanya menghibur, tetapi juga relevan secara emosional dan memberikan ruang untuk refleksi pribadi mengenai isu-isu sensitif seperti kesehatan mental dan dinamika keluarga. Sebuah studi bahkan menunjukkan bahwa K-Drama berpotensi sebagai media edutainment untuk meningkatkan literasi kesehatan mental di Indonesia, dengan pesan-pesan kunci tentang pentingnya mengelola stres, mencari bantuan profesional, dan peran keluarga dalam mendukung pemulihan.
"Love Me" menjadi contoh kontemporer bagaimana K-Drama terus berevolusi, beralih dari fokus romansa konvensional ke penceritaan yang lebih nuansa tentang penyembuhan dan pertumbuhan pribadi. Drama ini diharapkan tidak hanya menarik penonton dengan alur ceritanya yang menyentuh, tetapi juga memfasilitasi diskusi yang lebih luas tentang pentingnya mengatasi trauma pribadi dan keluarga dalam masyarakat modern.