Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Dari Hogwarts hingga Middle-earth: Ikon Fantasi Bersatu Kenang Profesor Snape

2025-12-24 | 04:12 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-23T21:12:48Z
Ruang Iklan

Dari Hogwarts hingga Middle-earth: Ikon Fantasi Bersatu Kenang Profesor Snape

Peringatan mendalam dari seluruh dunia hiburan dan para penggemar terus mengalir hingga kini, sembilan tahun setelah wafatnya Alan Rickman, aktor Inggris yang dikenal luas atas perannya sebagai Profesor Severus Snape dalam serial "Harry Potter" dan antagonis ikonis Hans Gruber di "Die Hard". Kematian Rickman pada 14 Januari 2016, di usia 69 tahun karena kanker pankreas, memicu gelombang duka cita yang melintasi berbagai generasi, menandai hilangnya seorang seniman yang kemampuannya melampaui genre, dari teater klasik hingga blockbuster Hollywood.

Daniel Radcliffe, yang memerankan Harry Potter, menggambarkan Rickman sebagai salah satu aktor terhebat yang pernah bekerja dengannya dan individu yang paling setia serta suportif di industri film. Radcliffe mengenang bagaimana Rickman selalu meluangkan waktu untuk menyaksikan setiap pertunjukannya di panggung, baik di Inggris maupun Amerika, suatu dukungan yang dianggapnya tidak perlu diberikan. Ia menekankan bahwa Rickman, di balik karakter jahatnya, adalah pribadi yang sangat baik hati, murah hati, rendah hati, dan lucu. Emma Watson, pemeran Hermione Granger, juga menyatakan rasa syukurnya atas kesempatan bekerja dan menghabiskan waktu dengan "pria dan aktor yang sangat istimewa" tersebut, mengungkapkan kerinduan akan percakapan mereka. Rupert Grint, pemeran Ron Weasley, merasakan kesedihan mendalam dan menyatakan akan selalu teringat suara Rickman. J.K. Rowling, penulis seri "Harry Potter", melalui media sosial mengungkapkan keterkejutan dan kehancurannya, menyebut Rickman sebagai "aktor yang luar biasa dan pria yang hebat". Rowling bahkan berbagi kenangan emosional saat latihan drama panggung "Harry Potter and the Cursed Child", di mana ia sempat secara irasional berharap melihat Rickman saat karakter Snape berbalik.

Ian McKellen, aktor legendaris yang dikenal sebagai Gandalf dalam trilogi "Lord of the Rings", turut memberikan penghormatan tulus. McKellen, yang pernah beradu akting dengan Rickman dalam film HBO "Rasputin" tahun 1996, menyebut Rickman sebagai "agen konstan untuk membantu orang lain" dan "tamu makan malam impian". Ia menyoroti karier Rickman yang berada pada level tertinggi, baik sebagai aktor panggung dan layar maupun sutradara. McKellen juga menceritakan kebaikan Rickman di lokasi syuting "Rasputin", termasuk protesnya demi kru lokal yang mendapat makan siang lebih buruk dan pembelaannya terhadap McKellen saat menerima nada merendahkan dari sutradara. McKellen mengakhiri penghormatannya dengan harapan bahwa film terakhir Rickman, "A Little Chaos", akan mendapatkan audiens yang lebih luas.

Dampak Rickman tidak terbatas pada rekan kerja, melainkan merambah ke jutaan penggemar di seluruh dunia. Kematiannya, yang terjadi hanya beberapa hari setelah wafatnya David Bowie akibat penyakit yang sama, memicu refleksi luas tentang warisan seni. Perannya sebagai Severus Snape, yang secara bertahap terungkap memiliki kompleksitas emosional dan pengorbanan heroik, menjadi salah satu karakter paling ikonik dan dicintai dalam literatur dan sinema modern. Penggemar, khususnya di platform seperti Tumblr, membanjiri media sosial dengan kutipan "Always" dari Snape, menjadikannya mantra tidak resmi yang melambangkan loyalitas dan cinta abadi. Karakteristik suara Rickman yang khas, dalam dan berirama lambat, juga diakui sebagai salah satu aset aktingnya yang paling memukau, mampu menyiratkan kelembutan atau ketajaman yang tersembunyi.

Warisan Alan Rickman terus dibahas dalam berbagai retrospeksi dan perayaan, termasuk dalam acara "Harry Potter 20th Anniversary: Return to Hogwarts" pada tahun 2022. Dalam reuni tersebut, para pemeran "Harry Potter" kembali memberikan penghormatan, dengan Emma Watson secara khusus mengingat bagaimana Rickman selalu memperlakukannya sebagai rekan sejawat, bukan anak-anak, dan menanggapi pemikiran serta pendapatnya dengan serius. Ralph Fiennes, pemeran Voldemort, menyebut Rickman sebagai teman yang sangat akrab dan seorang pesulap dalam akting. Konsistensi akting Rickman dalam delapan film "Harry Potter", dari tahun 2001 hingga 2011, memberikan kedalaman yang tak tertandingi pada Snape, sebuah karakter yang esensinya diungkapkan secara pribadi oleh J.K. Rowling kepada Rickman jauh sebelum plot lengkapnya terungkap.

Kematian Rickman tidak hanya meninggalkan kekosongan, tetapi juga menegaskan kembali pengaruh abadi dari seorang aktor yang mampu mentransformasi peran antagonis menjadi sosok yang kompleks dan dicintai. Kekuatan Rickman terletak pada kemampuannya menyuntikkan humanitas ke dalam setiap karakter, menjadikan mereka relevan dan beresonansi secara mendalam dengan penonton di seluruh dunia. Warisan seninya bukan hanya tentang peran yang ia mainkan, melainkan juga tentang kualitas kemanusiaan yang ia tunjukkan di balik layar, memotivasi rekan kerja dan menginspirasi generasi baru aktor dan penggemar.