:strip_icc()/kly-media-production/medias/5453311/original/004121600_1766474745-Screenshot_20251223_142400_com_google_android_youtube_MainActivity.jpg)
Studio MAPPA telah secara resmi mengumumkan adaptasi anime untuk "Chainsaw Man: Assassins Arc" pada acara Jump Festa 2026 tanggal 21 Desember 2025, menyusul perilisan film layar lebar "Chainsaw Man – The Movie: Reze Arc" pada September 2025. Pengumuman ini disambut antusias oleh penggemar global, ditandai dengan rilis trailer dan visual kunci yang mengisyaratkan konflik global dan karakter-karakter baru yang mengincar jantung Denji.
"Assassins Arc", yang juga dikenal sebagai "International Assassins Arc", merupakan arc keenam dari "Public Safety Saga" dalam manga asli karya Tatsuki Fujimoto dan mencakup sekitar 18 bab. Arc ini secara signifikan meningkatkan taruhan cerita, memperkenalkan pembunuh elit dari seluruh dunia yang menargetkan Denji, mendorong narasi ke dalam konfrontasi berintensitas tinggi dan ketegangan politik. Karakter-karakter baru seperti tiga bersaudara abadi dari Amerika, pemburu iblis legendaris Quanxi dari Tiongkok, dan "Santa Claus" dari Jerman, akan diperkenalkan, memperluas dunia Chainsaw Man melalui berbagai iblis dan fiend baru. Penggemar manga telah lama menyoroti arc ini sebagai salah satu yang paling kacau dan penting, menandai titik balik cerita dari tragedi pribadi menjadi horor eksistensial skala penuh.
Keberhasilan finansial musim pertama anime Chainsaw Man, yang tayang dari Oktober hingga Desember 2022, menjadi dasar kuat bagi kelanjutan ini. Meskipun penjualan Blu-ray dan DVD musim pertama sempat dianggap kurang memuaskan, CEO MAPPA, Manabu Otsuka, menegaskan bahwa secara finansial, proyek tersebut merupakan "keberhasilan yang lengkap" karena studio menginvestasikan 100% biaya produksi dan menuai semua keuntungan dari hak cipta dan distribusi. Film "Chainsaw Man – The Movie: Reze Arc" juga meraih sukses besar, dengan lebih dari 19 juta penayangan trailer dalam 24 jam pertama dan pendapatan global lebih dari 179 juta Dolar Amerika Serikat, menjadikannya salah satu film Jepang terlaris sepanjang masa. Film ini bahkan diumumkan memenuhi syarat untuk dipertimbangkan dalam kategori Film Animasi untuk Academy Awards ke-98.
Pengumuman "Assassins Arc" sebagai serial TV, bukan film, mengindikasikan pemahaman studio akan kompleksitas naratifnya. Para analis dan penggemar mengemukakan bahwa "Assassins Arc" terlalu panjang dan saling terkait dengan arc-arc sekitarnya untuk diadaptasi menjadi film tunggal, tidak seperti "Reze Arc" yang relatif lebih mandiri. Adaptasi ini diharapkan memberikan ruang yang cukup untuk mengembangkan plot yang lebih dalam dan memperkenalkan karakter-karakter penting yang krusial untuk klimaks Part 1 manga.
Di balik antusiasme ini, tantangan produksi tetap ada. Studio MAPPA dikenal dengan jadwal kerja yang ketat dan beban kerja yang tinggi bagi para animatornya, seperti yang terlihat dalam produksi proyek besar lainnya seperti "Jujutsu Kaisen" dan "Attack on Titan". Situasi ini terkadang menyebabkan kekhawatiran tentang kualitas animasi dan kesejahteraan staf. Namun, keberhasilan "Chainsaw Man" sebelumnya, baik secara finansial maupun dalam menarik perhatian global melalui platform streaming dan merchandise, menunjukkan kapasitas MAPPA untuk menghasilkan karya berkualitas tinggi di tengah tekanan. Meskipun tanggal rilis resmi untuk "Assassins Arc" belum diumumkan, para pengamat industri memprediksi kemungkinan perilisannya pada tahun 2027. Kelanjutan ini tidak hanya memperkuat posisi Chainsaw Man sebagai salah satu properti "Jejepangan" terkemuka di pasar global, tetapi juga menyoroti strategi MAPPA dalam mengelola waralaba populer dengan investasi penuh untuk memaksimalkan potensi keuntungan, meskipun ada kritik terkait kondisi kerja.