Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Bernadya Ungkap Alasan Selalu Rindu Pulang ke Pelukan Keluarga

2025-12-26 | 19:13 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-26T12:13:13Z
Ruang Iklan

Bernadya Ungkap Alasan Selalu Rindu Pulang ke Pelukan Keluarga

Penyanyi dan penulis lagu Bernadya Ribka Jayakusuma, yang popularitasnya terus menanjak di kancah musik nasional, mempersiapkan diri untuk pulang ke Surabaya, Jawa Timur, guna merayakan Natal 2025 bersama keluarga. Momen kepulangan ini menjadi sangat berarti baginya, mengingat intensitas kesibukan karier di Jakarta yang memisahkannya secara geografis dari orang tua dan saudara-saudaranya. Bernadya menegaskan bahwa kepulangannya ke rumah merupakan sesuatu yang istimewa karena jarang terjadi di tengah padatnya jadwal pekerjaan.

Bernadya, kelahiran Surabaya 16 Maret 2004, merupakan anak kedua dari empat bersaudara. Ayahnya, Andri Wisnu Jayakusuma, adalah seorang dosen teologi, sementara ibunya, Shindy Cornelia, berprofesi sebagai dokter gigi. Perjalanan karier musiknya dimulai pada tahun 2016 melalui ajang The Voice Kids Indonesia, dan ia kemudian melejit di bawah naungan Juni Records sejak 2022. Lagu-lagu seperti "Apa Mungkin" dan "Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan" telah melambungkan namanya, bahkan memecahkan rekor sebagai artis dan album yang paling banyak didengarkan dalam sehari di Spotify Indonesia pada Agustus 2024. Kesuksesan ini menuntut Bernadya untuk menetap dan berkarya di Jakarta, memicu kerinduan mendalam akan suasana rumah di kota kelahirannya.

Dalam sebuah pernyataan di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, pada Jumat (26/12/2025), Bernadya menyampaikan antusiasmenya. "Wah, pasti kumpul keluarga. Tapi karena sekarang spesial, karena sekarang aku sudah benar-benar jauh ya dari keluarga. Kan dulu tinggalnya di Surabaya, sekarang kan sendiri. Jadi pulang pasti menjadi sesuatu yang spesial karena jarang banget aku pulang," ujarnya. Ia juga menambahkan rencana untuk membagikan kebahagiaan finansialnya. "Karena aku sudah berpenghasilan juga, jadinya kasih kado ke keponakan-keponakan, sepupu yang masih kecil mungkin, atau ke adik-adik gitu," lanjutnya, sebagai bentuk berbagi rezeki dari hasil kerja kerasnya. Keluarga Bernadya memiliki tradisi merayakan Natal di Kota Batu, tempat ibunya mengelola sebuah panti asuhan, menambah dimensi makna pada perayaan tersebut.

Situasi yang dialami Bernadya mencerminkan tantangan umum yang dihadapi banyak selebriti dan individu dengan karier menuntut, di mana tuntutan profesional sering kali berbenturan dengan kebutuhan akan kehangatan dan dukungan keluarga. Jarak fisik yang tercipta dapat memengaruhi dinamika hubungan, namun upaya aktif untuk menjalin kembali koneksi, seperti yang ditunjukkan Bernadya, merupakan strategi krusial untuk menjaga keharmonisan. Studi mengenai implikasi karier terhadap keluarga menunjukkan pentingnya prioritas yang jelas, komunikasi terbuka, dan keterlibatan aktif dalam kehidupan keluarga, meskipun melalui sarana teknologi saat terpisah jarak. Kerinduan akan rumah dan keluarga adalah fenomena universal, namun bagi figur publik seperti Bernadya, manifestasi kerinduan ini menjadi sorotan yang menggarisbawahi sisi personal di balik gemerlap industri hiburan. Momen-momen ini tidak hanya menjadi katarsis pribadi, tetapi juga memperkuat fondasi identitasnya di luar panggung.