Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Anggy Umbara Unjuk Keberanian Ekstrem, Panaskan Rilis Ozora

2025-12-01 | 15:26 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-01T08:26:43Z
Ruang Iklan

Anggy Umbara Unjuk Keberanian Ekstrem, Panaskan Rilis Ozora

Sutradara Anggy Umbara menunjukkan keberaniannya dalam menyuarakan isu-isu krusial menjelang perilisan film terbarunya, "Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel". Film yang disutradarai bersama Bounty Umbara ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 4 Desember 2025 dan akan merambah bioskop Malaysia, Singapura, serta Brunei Darussalam pada 29 Januari 2026.

"Ozora" diangkat dari kisah nyata penganiayaan brutal yang menimpa David Ozora pada Februari 2023, sebuah kasus yang mengguncang publik Indonesia. Anggy Umbara menegaskan bahwa 90 persen isi cerita film ini bersumber dari fakta yang dikumpulkan melalui riset mendalam bersama keluarga korban, pengacara, dan saksi-saksi yang terlibat. Ia menyatakan bahwa film ini lahir dari keresahan pribadinya terhadap fenomena anak-anak yang merasa superior terhadap sesamanya, dan berfungsi sebagai cermin untuk mengingatkan bahwa perundungan dan penyalahgunaan kekuasaan tidak boleh terulang.

Salah satu aksi berani Anggy Umbara yang menarik perhatian adalah partisipasinya dalam Aksi Musikal 19 November 2025 di depan Gedung KPK. Dalam acara tersebut, Anggy menyampaikan pernyataan tegas, "Generasi koruptor melahirkan generasi pembully," sebuah sindiran tajam terhadap dampak perilaku elite terhadap moral generasi muda. Aksi ini juga menjadi momentum penting menjelang penayangan "Ozora," dengan kehadiran Jonathan Latumahina, ayah David Ozora, yang menekankan pentingnya suara rakyat dalam menuntut keadilan.

Anggy juga menjelaskan bahwa "Ozora" adalah refleksi sosial tentang kekuasaan, elitisme, dan keberanian orang kecil dalam menghadapi ketidakadilan. Ia berharap film ini dapat membuka kesadaran sosial tentang penyalahgunaan kekuasaan dan ketimpangan hukum, bukan sekadar mengeksploitasi tragedi. Film ini digadang-gadang akan menjadi tontonan emosional yang kuat, menyoroti perjuangan Jonathan (diperankan oleh Chicco Jerikho) dalam mencari keadilan bagi putranya yang koma, serta dinamika batin keluarga dalam menghadapi trauma panjang. Chicco Jerikho sendiri, yang mengaku sangat terbawa perasaan saat memerankan Jonathan, menyebut film ini sebagai "simbol perlawanan untuk orang yang abuse of power."

Keputusan untuk merilis trailer "Ozora" secara terbatas pada pemutaran film "Gundik" Anggy Umbara sebelumnya pada Mei 2025 juga menunjukkan kepercayaan diri sutradara dalam memperkenalkan topik sensitif ini lebih awal. Selain itu, langkah untuk membawa "Ozora" ke pasar internasional, khususnya di tiga negara Asia Tenggara, memperkuat pesan bahwa isu keadilan dan kemanusiaan yang diangkat memiliki relevansi global. Melalui "Ozora," Anggy Umbara tidak hanya menyajikan sebuah karya sinematik, tetapi juga sebuah seruan moral dan aktivisme yang berani.