Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Angelina Sondakh Blak-blakan soal Film Azab Koruptor

2025-12-07 | 00:33 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-06T17:33:33Z
Ruang Iklan

Angelina Sondakh Blak-blakan soal Film Azab Koruptor

Angelina Sondakh telah memberikan tanggapan mengenai film "Jembatan Shiratal Mustaqim" yang mengangkat tema azab bagi para koruptor. Film produksi Dee Company ini mengundang perhatian Angelina Sondakh, yang pernah merasakan dampak jerat korupsi, untuk menyaksikannya.

Dee Company secara terbuka mengundang Angelina Sondakh untuk menonton film tersebut, menanyakan bagaimana rasanya bagi seseorang yang pernah terlibat korupsi untuk menyaksikan perjalanan koruptor di akhirat. Angelina Sondakh merespons undangan tersebut dengan nada reflektif, menyebut film ini "sungguh tidak biasa, seperti melihat cerminan ekstrem dari hidupku! Sampai sekarang masih kepikiran". Ia juga mengungkapkan rasa merinding setelah menonton trailer film tersebut.

Film "Jembatan Shiratal Mustaqim" dijadwalkan tayang di bioskop mulai 9 Oktober 2025. Film horor spiritual ini disutradarai oleh Bounty Umbara dan dibintangi antara lain oleh Agus Kuncoro, Imelda Therinne, serta Mike Lukock. Ceritanya mengisahkan Arya (Raihan Khan), seorang pemuda korban tsunami yang mulai dihantui penglihatan tentang Jembatan Shiratal Mustaqim setelah terlibat dalam misteri kasus korupsi dana bantuan bencana. Penyidikan atas kasus korupsi tersebut membawa mereka ke situasi berbahaya yang mempertaruhkan nyawa.

Angelina Sondakh menyoroti pesan antikorupsi yang kuat dalam film ini. Menurutnya, film ini akan menyentil para koruptor dan menjadi tamparan keras. Ia menekankan bahwa kekuasaan bisa adiktif dan menjadi kaya itu menyenangkan, namun dampaknya harus dipikirkan. Angelina Sondakh juga berpesan agar koruptor tidak menunggu azab di akhirat. Produser sekaligus CEO Dee Company, Dheeraj Kalwani, menegaskan bahwa film ini memang dibuat untuk membicarakan korupsi sebagai sebuah dosa sosial dan bukan sekadar mewujudkan visual horor, melainkan tentang konsekuensi korupsi dan balasannya di akhirat. Pesan anti-korupsi yang ditangkap oleh Angelina Sondakh sejalan dengan tujuan utama pembuatan film ini.