:strip_icc()/kly-media-production/medias/5375378/original/071279800_1759920208-My_Hero_Academia_Final_Season_-_Main_KV_-_Poster_KV_Master_Landscape.jpg)
Industri anime global pada tahun 2025 mencapai puncak signifikansi baru, ditandai oleh pertumbuhan pasar yang substansial, dominasi platform streaming, dan gelombang produksi baru yang memicu antusiasme penggemar di seluruh dunia, dengan nilai pasar global diperkirakan mencapai 37,69 miliar dolar Amerika Serikat. Di tengah lanskap dinamis ini, enam seri dan film telah menarik perhatian paling besar, mulai dari Saga Akhir One Piece yang terus bergulir hingga peluncuran musim kedua Solo Leveling yang sangat dinanti. Analisis mendalam menunjukkan bahwa tren ini mencerminkan strategi adaptasi lintas media yang semakin matang dan dampak signifikan dari komunitas penggemar yang terhubung secara digital.
Pasar anime mengalami pertumbuhan yang pesat, meningkat dari 28,55 miliar dolar pada tahun 2024 menjadi 31,51 miliar dolar pada tahun 2025, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 10,4%. Proyeksi menunjukkan peningkatan menjadi 46,07 miliar dolar pada tahun 2029. Jepang memimpin pangsa pasar anime global dengan lebih dari 43% pada tahun 2025, didorong oleh melonjaknya permintaan global untuk konten streaming dan pendapatan merchandise yang kuat. Sementara itu, pasar anime Amerika Serikat mendominasi nilai pasar dengan pangsa lebih dari 61% pada tahun yang sama. Sektor merchandise menyumbang lebih dari 31% dari total pendapatan pada tahun 2025, menegaskan perannya sebagai pendorong utama minat konsumen. Platforms streaming, seperti Crunchyroll dan Netflix, menjadi saluran distribusi utama, dengan pasar streaming anime diproyeksikan tumbuh dengan CAGR lebih dari 12% hingga tahun 2034.
Saga Akhir One Piece, yang secara resmi dimulai pada tahun 2022 dengan Arc Egghead, melanjutkan adaptasi animenya sepanjang tahun 2025, memperdalam narasi petualangan Monkey D. Luffy dan Bajak Laut Topi Jerami. Arc Elbaf mulai bergulir dalam format manga pada tahun 2025 dan dianggap sebagai arc utama pertama dalam Saga Akhir, menjanjikan bentrokan epik dengan kekuatan Pemerintah Dunia. Meskipun serial ini diperkirakan akan berakhir dalam beberapa tahun ke depan, Eiichiro Oda, sang kreator, mengonfirmasi pada Jump Festa 2026 (Desember 2025) bahwa One Piece sedang menuju "regangan terakhirnya". Kelanjutan anime di tahun 2026 diharapkan akan "memenuhi petualangan yang dijanjikan hampir 25 tahun yang lalu dan mulai mengikat benang-benang lore serial ini saat bergerak menuju klimaks waralaba."
Sementara itu, Solo Leveling Season 2 -Arise from the Shadow- memulai debutnya pada 4 Januari 2025, di Crunchyroll, menandai kehadirannya sebagai salah satu rilis paling sukses tahun ini. Diadaptasi dari novel web Korea terlaris karya Chugong, musim kedua yang terdiri dari 13 episode ini, berakhir pada 29 Maret 2025, mendapatkan pujian luas dari penggemar dan kritikus. Crunchyroll, berkolaborasi dengan Aniplex dan animasi dari A-1 Pictures, berhasil menjadikan Solo Leveling Season 2 sebagai "Anime of the Year" di Crunchyroll Anime Awards 2025.
My Hero Academia menunjukkan ketahanan popularitas yang luar biasa, dinobatkan sebagai "Seri Anime Paling Diminati" secara global pada tahun 2025, melampaui One Piece dan Solo Leveling dalam hal permintaan audiens global. Serial ini juga menempati posisi ketiga di antara semua acara TV di seluruh dunia, bersaing dengan raksasa seperti Squid Game dan Stranger Things. Data dari Global Demand Awards, yang mengumpulkan data permintaan global dari 1 Januari hingga 27 November 2025, menyoroti daya tarik waralaba yang berkelanjutan melalui metrik streaming dan keterlibatan audiens.
Spy x Family Season 3 kembali ke layar pada 4 Oktober 2025, di Crunchyroll dan Hulu, dengan 13 episode baru yang mengisahkan kelanjutan petualangan keluarga Forger. Musim ini, yang diproduksi oleh WIT STUDIO dan CloverWorks, menampilkan kembalinya sutradara Yukiko Imai dan komposer seri Rino Yamazaki, mempertahankan perpaduan aksi, komedi, dan perkembangan emosional yang telah membuatnya menjadi favorit penggemar. Episode terakhir musim ketiga ditayangkan pada 27 Desember 2025.
Meskipun musim kedua animenya dijadwalkan tayang pada Januari 2026, manga Frieren: Beyond Journey's End mendominasi peringkat tahun 2025, mencetak rekor penjualan yang belum pernah terjadi sebelumnya di toko eBook resmi Kadokawa, BookWalker. Volume 14 serial ini berhasil meraih posisi No. 1 secara keseluruhan untuk lima kali berturut-turut antara Oktober 2024 dan Oktober 2025, dengan lebih dari 32 juta eksemplar dalam sirkulasi kumulatif. Pencapaian ini, yang belum pernah dicapai oleh franchise lain dalam sejarah BookWalker, mengukuhkan Frieren sebagai salah satu manga paling berpengaruh dalam dekade ini. Penulis asli, Kanehito Yamada, mengungkapkan rasa terima kasihnya, dan seniman Tsukasa Abe berjanji untuk terus menyajikan "dunia yang indah" melalui karyanya. Popularitas manga yang berkelanjutan ini memicu antisipasi besar untuk adaptasi anime yang akan datang. Frieren: Beyond Journey's End juga mendominasi nominasi Crunchyroll Anime Awards 2025 dengan 18 nominasi dari 23 kategori.
Di ranah sinematik, Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba — Infinity Castle menjadi film anime dengan pendapatan kotor tertinggi pada tahun 2025, memecahkan berbagai rekor box office secara global. Film ini menjadi film terlaris kedua sepanjang masa di Jepang dengan ¥38,6 miliar dan film Jepang pertama yang melampaui ¥100 miliar di seluruh dunia, menghasilkan 134 juta dolar Amerika Serikat di pasar A.S. Kesuksesan finansial dan kritis yang luar biasa dari film ini menunjukkan daya tarik waralaba yang mendalam dan kapasitas anime untuk menjadi kekuatan blockbuster di panggung internasional.
Tren industri anime pada tahun 2025 menyoroti pergeseran strategis menuju diversifikasi genre, sinergi lintas media, dan peningkatan investasi dalam produksi berkualitas tinggi untuk memenuhi audiens global yang berkembang. Integrasi alat animasi yang dibantu kecerdasan buatan (AI) juga mulai menjadi praktik untuk menyederhanakan produksi. Peningkatan konektivitas melalui media sosial telah membina pembangunan komunitas di antara para penggemar, dengan sepertiga penonton anime global membaca ulasan dan satu dari tiga orang menyimak livestream atau podcast yang diselenggarakan oleh kreator konten. Sekitar 30% konsumen global menonton anime, dan 3 dari 10 penonton anime menghabiskan lebih dari 200 dolar Amerika Serikat pada tahun 2025 untuk merchandise anime. Dinamika ini mengukuhkan posisi anime sebagai pilar hiburan global, mendorong investasi yang lebih besar dan ekspansi lintas media yang berkelanjutan.