Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Trailer Pesugihan Sate Gagak: Antara Santet Mengerikan dan Tawa Terbahak-bahak

2025-11-29 | 21:16 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-29T14:16:07Z
Ruang Iklan

Trailer Pesugihan Sate Gagak: Antara Santet Mengerikan dan Tawa Terbahak-bahak

Trailer perdana film "Pesugihan Sate Gagak" telah resmi dirilis, mengejutkan publik dengan sentuhan komedi yang tak terduga dalam balutan ritual mistis. Film bergenre komedi horor ini berhasil mengubah suasana pesugihan yang seharusnya menyeramkan menjadi tontonan yang memancing tawa, sesuai dengan tema "Ritual Mistis Malah Bikin Ngakak" yang ramai diperbincangkan.

"Pesugihan Sate Gagak" disutradarai oleh duet Etienne Caesar dan Dono Pradana, serta diproduksi oleh Cahaya Pictures bekerja sama dengan BASE Entertainment. Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 13 November 2025.

Kisah film ini berpusat pada tiga sahabat, Anto (diperankan Ardit Erwandha), Dimas (Yono Bakrie), dan Indra (Benidictus Siregar), yang hidup dalam kesulitan finansial. Anto terhimpit mahar pernikahan, Dimas berjuang dengan usaha ibunya, dan Indra terlilit utang pinjaman daring. Dalam keputusasaan, mereka menemukan buku mantra kuno peninggalan kakek Indra yang mengajarkan ritual "pesugihan sate gagak". Ritual ini menjanjikan kekayaan instan tanpa tumbal manusia, hanya dengan menjual sate daging gagak kepada pelanggan dari dunia lain.

Awalnya, jalan pintas ini membuahkan hasil, mendatangkan pelanggan gaib seperti genderuwo, pocong, dan kuntilanak yang rela membayar mahal untuk sate tersebut. Kehidupan Trio Gagak pun berubah drastis, utang lunas, dan Anto kembali percaya diri untuk melamar kekasihnya, Andini (Yoriko Angeline). Namun, kebahagiaan itu tidak bertahan lama ketika makhluk-makhluk gaib tersebut menjadi semakin rakus dan tak terkendali, mengubah ladang uang mereka menjadi jerat mengerikan.

Trailer berdurasi lebih dari dua menit tersebut menampilkan kekacauan konyol yang justru menimbulkan gelak tawa. Sutradara Dono Pradana mengakui bahwa film ini banyak melahirkan improvisasi komedi yang natural dari para pemainnya. Ia menyebut bahwa spontanitas Ardit, Yono, dan Benidictus dalam berimprovisasi membuat adegan-adegan lucu terasa liar dan absurd, bahkan "jokes-nya kadang bikin ketawa sambil kesel". Premis menjual sate kepada setan sendiri sudah dianggap lucu dan absurd, menarik perhatian publik sejak awal. Film ini tidak hanya menyajikan ketegangan horor, tetapi juga momen-momen jenaka, diperkuat dengan kehadiran komedian ternama lain seperti Nunung dan Arief Didu, yang semakin menghidupkan suasana.

"Pesugihan Sate Gagak" diharapkan menjadi tontonan yang menghibur, menawarkan pelarian sejenak dari tumpukan masalah, dengan memadukan elemen mistis tradisional Indonesia dan sentuhan komedi modern yang unik.