
Film aksi-thriller yang sangat dinantikan, "One Battle After Another", karya sutradara Paul Thomas Anderson, kini telah tersedia untuk disaksikan melalui layanan streaming OTT. Film ini resmi meluncur untuk disewa secara digital pada 14 November 2025, setelah sukses dalam penayangan di bioskop. Para penggemar di India dapat menyewa film ini melalui Prime Video dengan harga Rs 499, menawarkan kesempatan untuk menikmati film yang dibintangi Leonardo DiCaprio ini dari kenyamanan rumah. Selain Prime Video, film ini juga tersedia di platform seperti Apple TV dan Fandango at Home, dan diperkirakan akan segera tayang di HBO Max mengikuti pola rilis Warner Bros.
"One Battle After Another" pertama kali tayang perdana di Los Angeles pada 8 September 2025, sebelum dirilis secara luas di bioskop Amerika Serikat pada 26 September 2025. Indonesia bahkan mendapatkan jadwal tayang lebih awal, yaitu pada 24 September 2025.
Disutradarai, ditulis, dan diproduksi oleh Paul Thomas Anderson, film ini menampilkan jajaran bintang seperti Leonardo DiCaprio, Sean Penn, Benicio del Toro, Regina Hall, Teyana Taylor, dan Chase Infiniti. DiCaprio memerankan Bob Ferguson, seorang mantan revolusioner dan ahli bahan peledak yang telah hidup tersembunyi selama 16 tahun bersama putrinya, Willa (Chase Infiniti). Ketenangan mereka terusik ketika musuh lama Bob, Kolonel Steven J. Lockjaw (Sean Penn), muncul kembali dan Willa diculik. Bob pun terpaksa kembali ke kehidupannya yang penuh pertempuran dan mengumpulkan kembali sekutu lamanya untuk menyelamatkan putrinya. Alur cerita film ini terinspirasi secara longgar dari novel "Vineland" karya Thomas Pynchon tahun 1990.
Dengan anggaran produksi diperkirakan antara $130 juta hingga $175 juta, "One Battle After Another" menjadi film Paul Thomas Anderson dengan biaya produksi termahal. Meskipun demikian, film ini berhasil meraup sekitar $197 juta hingga $200 juta di seluruh dunia, menjadikannya film terlaris dalam karier Anderson. Namun, karena tingginya biaya produksi dan pemasaran, beberapa pihak masih menganggapnya sebagai salah satu kekecewaan komersial terbesar tahun 2025.
Secara kritis, film ini menerima pujian luas. Kritikus memuji arahan dan skenario Anderson, tema-tema yang diangkat, sinematografi yang menawan, editing, musik, sekuens aksi, serta penampilan kuat dari para pemeran utama, terutama Leonardo DiCaprio dan Sean Penn. Penonton yang disurvei oleh CinemaScore memberikan nilai rata-rata "A" untuk film ini. Film ini juga dikenal karena perpaduan genre, menggabungkan aksi thriller dengan elemen komedi gelap, drama politik, dan sindiran sosial yang relevan dengan realitas dunia saat ini.