
Musikal "Ken Dedes", sebuah mahakarya kolaborasi EKI Dance Company dan Ciputra Artpreneur, telah sukses memukau penikmat seni dengan sajian intrik berbalut sejarah yang disajikan secara modern. Pementasan akbar ini pertama kali digelar pada Maret 2023 di Ciputra Artpreneur, Jakarta, dan kembali dipentaskan pada September 2023 sebagai bentuk penghormatan bagi sutradara dan koreografer Rusdy Rukmarata yang meninggal dunia pada April 2023.
Naskah musikal ini, yang ditulis oleh Titien Wattimena bersama tim penulis EKI, mengangkat kisah legendaris Ken Dedes dan berdirinya Kerajaan Singasari yang sarat akan perebutan kekuasaan, dendam, romansa terlarang, serta intrik politik. Cerita dimulai dengan pernikahan paksa Ken Dedes (diperankan oleh Ara Ajisiwi) dengan Raja Tunggul Ametung (Uli Herdi). Intrik semakin memuncak saat Ken Arok (Taufan Purbo), seorang bandit yang kemudian menjadi jenderal, menjalin asmara dengan Ken Dedes, meskipun ia telah beristrikan Ken Umang (Nala Amrytha). Ambisi Ken Arok membawanya membunuh Tunggul Ametung, memicu rantai pengkhianatan dan pembalasan. Kebo Ijo (Nino Prabowo), yang terlibat dalam peristiwa ini, bahkan melontarkan kutukan agar keturunan Ken Arok selalu dilanda pertumpahan darah dan pengkhianatan.
Paruh kedua cerita semakin memperdalam intrik dengan persaingan antara Anusapati (Fatih Unru), putra Ken Dedes dari Tunggul Ametung, dan Tohjaya (Gerardo Tanor), putra Ken Umang dari Ken Arok, dalam merebut takhta. Ken Umang, yang dibutakan oleh rasa takut dan cemburu, bahkan menghasut Tohjaya untuk membunuh Ken Arok. Anusapati kemudian mengklaim tahta sebagai bagian dari balas dendam atas kematian Tunggul Ametung.
Pementasan musikal ini tidak hanya mengandalkan alur cerita yang padat, tetapi juga didukung oleh tata panggung yang memukau, penggunaan elemen air yang ekstensif, serta perpaduan seni dan teknologi yang memberikan napas segar bagi dunia teater musikal Indonesia. Direktur musik Oni Krisnerwinto menghadirkan aransemen musik yang eklektik dengan sentuhan modern dan inspirasi musik tradisional Indonesia. Koreografi dinamis arahan Rusdy Rukmarata turut menjadi kekuatan utama, menampilkan adegan tari yang memukau.
Penampilan para pemeran utama, termasuk Ara Ajisiwi sebagai Ken Dedes yang digambarkan angkuh dan licik, Taufan Purbo sebagai Ken Arok yang kejam dan ambisius, serta Nala Amrytha sebagai Ken Umang yang lembut namun memiliki kekuatan tersembunyi, mendapatkan pujian atas totalitas dan kepiawaian mereka. Musikal "Ken Dedes" berhasil menyajikan kisah sejarah dengan kemasan yang relevan dan menghibur bagi penonton masa kini, sekaligus menonjolkan kekuatan cerita yang penuh intrik. Produksi ini juga menjadi bukti reputasi EKI Dance Company dan Ciputra Artpreneur dalam menghadirkan pertunjukan berkualitas tinggi di kancah seni pertunjukan Tanah Air.