
Puput Carolina, yang dikenal publik sebagai seorang chef, merayakan ulang tahunnya yang ke-36 dengan mengumumkan babak baru dalam perjalanan kariernya. Bertepatan dengan perayaan di Serpong, BSD, akhir pekan kemarin, Puput secara resmi beralih profesi menjadi seorang disc jockey (DJ) profesional. Keputusan ini sekaligus menandai peluncuran Patron Management dan sekolah DJ yang didirikannya.
Transisi karier ini, menurut Puput, bukanlah keputusan mendadak. Minatnya terhadap dunia musik telah tumbuh sejak masa kanak-kanak, meskipun sebelumnya ia disibukkan dengan karier modeling, bintang video klip, dan iklan. Selama pandemi COVID-19, fokusnya sempat beralih ke bisnis kuliner dan KTV.
Perkenalannya dengan dunia DJ semakin intens ketika ia mengarahkan anaknya yang juga tengah belajar DJ. Berawal dari niat menjadi produser untuk sang anak, Puput justru menemukan kecintaannya pada DJing dan memutuskan untuk mendalami profesi ini sejak pertengahan Juli 2025. Proses belajarnya berjalan cepat karena jiwa bermusiknya yang kuat dan lingkungannya yang banyak berinteraksi dengan para DJ. Ia bahkan sempat berkelakar bahwa kini ia beralih "dari kompor ke alat DJ."
Meskipun tergolong baru sebagai DJ, Puput Carolina telah memiliki jam terbang yang cukup matang dengan tampil di berbagai venue besar baik di Indonesia maupun mancanegara, seperti Ibiza, Amsterdam bersama Reza Arab, serta sejumlah festival dan klub besar di Jakarta. Ia juga telah merilis lagu pertamanya berjudul "Night Tonight" dengan genre techno house berbahasa Inggris dan kini tengah menyiapkan single berikutnya.
Perayaan ulang tahun Puput Carolina yang ke-36 juga diwarnai dengan kegiatan sosial, di mana ia bersama Vicky Prasetyo membagikan 100 paket sembako untuk anak yatim dan warga sekitar. Tantangan terbesar yang diakui Puput dalam transisi profesinya ini adalah perubahan citra di mata publik, dari yang semula dikenal sebagai chef menjadi seorang DJ. Melalui Patron Management dan sekolah DJ yang didirikannya di area kafe miliknya, ia berharap dapat membantu murid-muridnya menemukan genre favorit mereka di dunia DJ.