
Kabar terbaru dari dunia hiburan tanah air menyoroti peran sentral Jordi Onsu dalam menjaga keharmonisan keluarga di tengah prahara rumah tangga kakaknya, Ruben Onsu, dengan Sarwendah. Saat hubungan Ruben dan Sarwendah tengah menghadapi ketidaksepahaman yang menjadi sorotan publik, Jordi menegaskan fokus utamanya adalah kesejahteraan tiga keponakannya: Thalia Putri Onsu, Thania Putri Onsu, dan Betrand Peto Putra Onsu (Onyo).
Jordi Onsu secara terbuka menyatakan bahwa ia akan "berdiri untuk keponakan-keponakan" dan kini memprioritaskan mereka di atas segalanya. Ia juga membantah klaim yang menyebutkan bahwa akses Ruben Onsu untuk bertemu anak-anak menjadi sulit. Menurut Jordi, dirinya tidak pernah mengalami hambatan untuk bertemu keponakannya. Ia hanya perlu berkomunikasi langsung dengan Sarwendah melalui pesan singkat untuk mengatur jadwal pertemuan, mengingat padatnya aktivitas sekolah dan les anak-anak. "Kalau ketemu ponakan ya segampang tinggal chatting aja ke bundanya gitu tanya, 'Ponakan di mana?' 'Lagi les.' 'Oh ya udah,' berarti nanti malam baru bisa ketemu," ungkap Jordi.
Di sisi lain, komunikasi antara Jordi Onsu dengan Ruben Onsu diketahui telah terputus total sejak sekitar tiga atau empat tahun lalu, dengan Jordi dan beberapa anggota keluarga lainnya diblokir oleh Ruben sejak tahun 2022. Meskipun Jordi telah berupaya menjalin kembali komunikasi, usahanya sia-sia karena akses yang tertutup.
Konflik antara Ruben Onsu dan Sarwendah sendiri telah memanas sejak perceraian resmi mereka pada September 2024 setelah 11 tahun membina rumah tangga. Permasalahan semakin melebar pada November 2025, diawali dengan insiden kedatangan debt collector ke kediaman Sarwendah untuk menagih cicilan mobil atas nama Ruben Onsu. Sarwendah membantah memiliki sangkut paut dengan kendaraan tersebut, menyatakan bahwa mobil itu bukan atas namanya dan diperoleh di luar masa perkawinan. Pihak Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya menyayangkan publikasi masalah ini, sementara pihak Sarwendah mengklaim telah melaporkan hal tersebut kepada Ruben namun tidak direspons dengan baik.
Selain itu, polemik juga muncul seputar nafkah pasca-perceraian dan akses bertemu anak. Pihak Ruben Onsu mengklaim telah memberikan nafkah hingga ratusan juta rupiah per bulan melalui sistem reimburse. Namun, Sarwendah melalui kuasa hukumnya mengindikasikan adanya batasan uang saku yang diterima selama pernikahan. Ruben juga disebut kesulitan bertemu anak-anaknya, sementara Sarwendah menegaskan bahwa komunikasi untuk pertemuan anak-anak sangat mudah dilakukan.
Menanggapi situasi ini, Jordi Onsu menyarankan agar Ruben dan Sarwendah dapat duduk bersama dan menyelesaikan masalah secara kekeluargaan, tanpa melibatkan pihak ketiga atau pengacara. "Baiknya sebagai adik, adik ipar, sebagai paman, ya duduk aja bareng-bareng tanpa ada orang ketiga, tanpa pengacara mungkin," ujar Jordi.
Secara khusus, Jordi juga memberikan pesan menyentuh kepada Betrand Peto (Onyo), keponakan sulungnya. Ia berharap Onyo dapat tetap fokus pada karier dan karya-karyanya di dunia hiburan serta tidak lagi merasakan patah hati yang mungkin dialaminya di masa lalu. Jordi juga mengklarifikasi bahwa Onyo masih tinggal di rumah yang sama, namun kini memiliki lebih banyak kebebasan untuk beraktivitas secara mandiri. Sikap Jordi yang mengutamakan keponakan-keponakannya di tengah kisruh ini menuai banyak simpati dari publik.